Jakarta, sumselupdate.com – Direktorat Polair Korpspolairud Baharkam Polri menangkap sebuah kapal yang menyeluncupkan bawang merah dari Malaysia. Saat disergap, dua orang anak buah kapal (ABK) melarikan diri ke hutan.
Komandan Kapal KP Antasena 7006 Kompol Hari Suryadi mengatakan, kapal KM Jasa Bahari itu disergap saat tim melakukan patroli di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia hingga perairan timur Aceh (perairan Idie sampai Tamiang) pada tanggal 14 Agustus 2018.
“Kemudian kami mendapatkan informasi adanya kapal yang bermuatan bawang dari Penang, Malaysia bersembunyi di Sungai Kuala Bayen, Aceh Timur,” ujar Hari, Selasa (21/8/2018) dikutip dari detikcom.
Tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadao kapal dan seketika 2 ABK kapal melarikan diri. Mereka menceburkan diri ke sungai dan berlari ke arah hutan sawit.
“Kemudian tim melakukan pengejaran dan pengamanan kapal serta muatan tersebut,” ungkapnya.
Sementara dua ABK yang melarikan diri tidak terkejar karena hari sudah gelap. Di saat polisi kembali ke kapal tersebut, ditemukan 1 orang yang tertinggal di atas kapal.
“Dari pengakuan warga tersebut hanya diupah untuk menjaga kapal tersebut, kemudian warga tersebut diamankan oleh tim,” sambungnya.
Selanjutnya, polisi mengamankan barang bukti ke Pelabuhan Langsa. Atas penyelundupan bawang tersebut, negara dirugikan Rp 400 juta. (adm3/dtc)











