Dibatasi Aturan, Dinas Pertanian OKU Ngaku Kesulitan Bantu Petani

Sabtu, 27 Agustus 2016
Tanam perdana di lokasi percetakan sawah di Desa Kedaton Timur, Kecamatan KPR, OKU, Sabtu (27/8).

Baturaja,Sumselupdate.com –Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKU, mengaku untuk meningkatkan hasil pertanian saat ini pihaknya kesulitan untuk membantu para petani karena di batasi oleh aturan.

”Sekarang ini sudah tidak ada lagi subsidi untuk saprodi, oleh karena itu bantuan untuk petani sekarang terbatas,”kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKU Syarif Hasan melaui Kepala UPTD Pertanian Syahroni saat tanam perdana di lokasi percetakan sawah Desa Kedaton Timur, pada Sabtu (27/8).

Read More

Namun demikian kata dia, pemerintah pusat tetap memberikan bantuan sepeti tahun sebelumnya.

“Nantinya para kelompok tani tidak hanya akan mendapatkan lahan pertanian yang siap tanam, dalam program percetakan sawah baru, pemerintah pusat juga memberikan pupuk, insteksida, herbisida, racun tikus serta bibit padi, seperti program di tahun sebelumnya,” katanya.

Untuk tanam perdana ini meskipun belum rampung pelaksanaan percetakan sawah baru seluas 300 hektar di Desa Kedaton dan Kedaton Timur, pihaknya beserta anggota kelompok tani, secara bertahap menanam padi dengan sistem gogoranca.

”Penamanam ini akan di laksanakan sampai dengan bulan Oktober mendatang secara bertahap, dan bergotong royong,” tukasnya.

Seperti diketahui, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) yang menjadi pusat pengembangan pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada tahun ini menerima bantuan percetakan sawah baru seluas 300 hektar yang dilokasikan di Desa Kedaton dan Kedaton Timur. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts