Palembang, Sumselupdate.com – Kendati Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Tanah Papua masih dua tahun lagi, namun sejumlah cabang olahraga mulai mengencangkan ikat pinggang.
Pasalnya, waktu dua tahun dinilai cepat dalam mempersiapkan skuadnya dalam menghadapi pesta olahraga terbesar di tanah air tersebut.
Tak terkecuali bagi karate di Sumatera Selatan. Kendati sempat absen mempersembahkan medali emas pada PON Jawa Barat 2016 lalu, namun pesta olahraga empat tahunan musim depan karate bakal mematok tiket PON.
Benar saja, pada multievent PON Papua 2020 mendatang karate bakal membidik bisa meraih 10 tiket untuk tampil dipanggung olahraga yang mempertemukan atlet top Nusantara tersebut.
“Ya, kita belajar dari PON Jabar. Tentu banyak evaluasi. Dan kita harapkan PON Papua kita bisa menurunkan 10 atlet,” ujar Sekretaris Umum Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (FORKI) Sumsel Aliyudin Asral, Minggu (28/4).
Menurut Aliyudin, bahwa angka tersebut meski membengkak lima kali lipat namun pihaknya optimis bisa lolos pada ajang Pra PON sesuai dengan kalender FORKI pada 2019 yang akan datang.
Pasalnya, PON Jabar 2016 lalu karate berhasil lolos dengan menurunkan dua karateka andalannya yakni Wira dan Wulan. Keduanya tampil membawa nama Sumsel setelah pada ajang Pra PON dinyatakan lolos.
“Khans kita lebih ke kumite. Tapi masih banyak kemungkinan yang ada. Kita lihat dua tahun kedeoan perkembangannya,”jelasnya.
Menurutnya, banyak parameter yang bisa diukur bagaimana nanti atletnya bakal diproteksike ke PON di Tanah Papua. Salah satunya adalah kejuaraan nasional kalender tahunan FORKI.
“Jadi kita kan ada Kejurnas tahunan, kita lihat prestasinya. Kemudian tahun depan kan ada Porprov di Prabumulih. Nah ini juga menjadi pemetaan bagi atlet kita,” katanya.
Disinggung mengenai Wira dan Wulan, Aliyudin mengaku masih berharap keduanya bisa tampil di PON Papua karena secara regulasi usia mereka belum terpaut sehingga masih bisa tampil.
“Wira san Wulan masih punya potensi. Mudah-mudahan bisa ikut. Tapi meski begitu semua wajib ikut tahapan yakni lolos Pra PON,” pungkasnya. (sbw)











