Palembang, Sumselupdate.com – Dua dari tiga pelaku pencurian komponen alat berat Sawani (55), dan Mansur (31) harus merasakan panasnya peluru timah milik petugas Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel lantaran mencoba melarikan diri ketika hendak ditangkap Senin (22/8) sekitar pukul 20 00 di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I tepatnya di depan Hotel Surya. Sedangkan Wirham (40) sang perantara penjual hasil pencurian juga berhasil diringkus.
Diketahui, Sawani dan Mansur melakukan pencurian komponen alat berat merek Hitachi dan Kobelco milik Jilawani di Desa Talang Rimba, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI hingga mengalami kerugian mencapai tujuh puluh juta. Modus yang digunakan pelaku dengan cara merusak pintu kabin ekskavator menggunakan obeng dan kunci pas yang telah mereka persiapkan lalu membongkar komponen alat berat yang ada di dalam ekskavator.
Menurut pengakuan tersangka Mansur tergiur mengambil komponen alat berat lantaran mendengar omongan temannya, kalau komponen alat berat itu berharga dan ada orang yang mau membelinya.
“Make obeng samo kunci pas pak kami bukak pintu ekskavator langsung melepaske alat komponen,” ujarnya saat dihadirkan di Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel Selasa (23/8).
Lain halnya pengakuan Sawani sambil meringis menahan sakit akibat luka tembak di kaki kanannya mengatakan ikut melakukan pencurian karena diajak Mansur yang tak lain tetangganya sendiri.
“Kalu aku sehari – hari betani di OKI, kami ditangkap di Palembang waktu nunggu wong yang nak beli barang ini. Aku jugo dak tahu barang yang kami ambek ni berhargo apo idak,” katanya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit 3 AKBP Hans Rahmatullah pelaku merupakan komplotan pencurian spesialis alat berat profesional. Dilihat dari caranya mereka tergolong profesional.
“Karena mereka membongkar komponen alat berat tidak menimbulkan kerusakan, alat yang mereka curi ini merupakan alat vital bagian alat berat tersebut, jadi pembelinya juga orang yang betul-betul mengetahui seluk – beluk dari alat berat,” katanya. (ery)











