Muaraenim, Sumselupdate.com –Warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, mendadak geger menyusul tenggelamnya seorang siswa kelas II Sekolah Dasar (SD) bernma Dapasya Agung Pratama (8).
Korban terseret arus sungai ketika mandi bersama tiga orang teman sebayanya di Dusun V, Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujanmas.
Tragisnya, peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/8), sekitar pukul 17.30, hingga Senin (22/8), korban belum ditemukan.
Petugas Babinkamtibmas Polsek Gunung Megang bersama Basarnas Palembang, Pos SAR Pagaralam, BPBD Muaraenim. SAR PT PAMA dan SAR PT BA terus melakukan pencarian korban dengan menelusuri aliran Sungai Lematang.
Kejadian ini bermula korban bersama tiga temannya mandi di pinggir aliran Sungai Lematang.
Ketika korban melompat dari tepian ke dalam sungai yang memiliki kedalaman dua meter tersebut, tiba ttiba tubuhnya tidak muncul lagi ke permukaan air.
Kuat dugaan korban tidak bisa berenang. Melihat korban tidak kunjung timbul, teman temannya memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar dan kepada orang tuanya.
Warga mendapatkan informasi itu berupaya melakukan pencarian. Begitu juga orang tua dan keluarga korban terus melakukan pencarian dengan menelusuri aliran sungai tersebut.
Pencarian juga dilakukan petugas Polsek Gunung Megang bersama tim SAR, namun sampai malam ini tubuh korban belum ditemukan.
Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Gunung Megang, AKP Biladi Ostin dan Kasubag Humas AKP Arsyad mengatakan, sampai saat petugas SAR gabungan bersama anggota Polsek dan warga terus melakukan pencarian. (lip)











