Muratara, Sumselupdate.com – Keinginan masyarakat untuk mendaftar menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) guru belum bisa terwujud dalam waktu singkat. Pasalnya perekrutan 700 TKS guru masih menunggu Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Universitas Sriwijaya (Unsri).
Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Firdaus, mengatakan bahwa perekrutan 700 TKSS guru tidak melalui Dinas Pendidikan tetapi melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muratara dengan bekerjasama dengan pihak ketiga.
“Perekrutan TKS melalui BKD sementara Disdik cuma menyiapkan datanya saja,” jelasnya, Senin (22/8).
Maksudnya, Disdik cuma menyiapkan data guru yang dibutuhkan. Sesuai dengan kebutuhan atau yang diajukan 700 tenaga guru.
Dia mengatakan, selama ini tugas mengajar pelajaran matematika masuk dalam ruang lingkup guru kelas. Namun, hal tyersebut kurang maksimal. Makanya diajukan untuk pelajaran matematika diajarkan guru yang tamatan atau sarjana matematika.
“Selama ini yang mengajar matematika guru kelas. Tapi tidak maksimal. Makanya diusulkan yang mengajar matematika adalah sarjana tamatan matematika. Sama dengan pelajaran Agama,” tegasnya.
Nah atas usulan itu Sekretaris Daerah (Sekda) menyetujuinya. Makanya jumlah tenaga guru yang akan direkrut bertambah sesuai dengan jumlah SD.
“Rencana dari semula naik menjadi 700, agama, olahraga, matematika, mulok arab dan inggris, termasuk guru SMP,” paparnya.
Dia tidak menampik untuk sementara perekrutan belum berjalan. Namun ia berharap perekrutan dapat dilangsungkan tahun ini.
“Makanya data sudah diserahkan ke Bupati.Tinggal dalam waktu dekat ada Mou bupati dangan unsri. Kami berharap di 2016 sudah berjalan, dan 2017 sudah berjalan,” pungkasnya. (Ain)











