Palembang, Sumselupdate.com –Perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang satu satunya dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2017 mendatang, memang cukup menarik untuk dianalisa
Pengamat politik Ade Indra Chaniago mengemukakan, menariknya pilkada Muba lantaran ketika calon petahana (Plt Bupati Muba Beni Hernedi –red) ternyata lebih memilih untuk menjadi balon wakil bupati ketimbang balon bupati.
“Hal tersebut tentu keluar dari logika kekuasaan, di mana sudah menjadi kebiasaan terutama calon petahana untuk selalu bertarung menjadi menjadi orang nomor satu atau setidaknya mempertahankan posisi yang ada saat ini,” kata dosen dari Stisipol Chandradimuka ini, Sabtu (20/8).
Namun kenyataannya tidak demikian, karena Beni Hernedi lebih memilih menjadi balon wakil bupati.
“Tentu banyak asumsi yang bisa kita analisa terkait dengan hal tersebut. Di antaranya apakah Beni takut kalah atau sebaliknya, berusaha untuk lebih realistis mengingat apabila bertarung, maka dapat dipastikan pertarungan akan sangat menguras energi kedua kandidat. Secara politis dua asumsi itu bisa saja benar,” katanya.
Akan tetapi menurut Ade, Beni tidak takut kalah melainkan berusaha berhitung dengan cermat terkait hubungannya dengan perhelatan Sumsel 1 yang akan digelar 2018 mendatang.
Dan apabila ini terwujud, maka dapat dikatàkan hitungan Beni cukup cermat mengingat energi atau logistik yang dikeluarkan sangat minim, sehingga tidak ada beban politik ketika akhirnya jabatan orang nomor satu di Muba kembali kepadanya. (ery)











