PALI, Sumselupdate.com – Akibat banjir yang masih merendam sekolah, membuat Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten PALI meliburkan aktivitas belajar mengajar di Madrasah Aliyah di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.
Akibatnya, saat ini siswa-siswi di sekolah itu terpaksa belajar di rumah dan dibuat perkelompok. Dan secara kebetulan memang aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut memang lagi libur.
“Kebetulan aktivifas belajar mengajar di sekolah itu sedang diliburkan. Tapi, memang siswa-siswi tidak bisa masuk ke dalam ruang kelas karena air masih tinggi,” kata Kepala Kementrian Agama PALI H Hasanudin saat dihubungi, Kamis (15/3/2018).
Sebenarnya, diterangkannya, untuk ruang belajar di Madrasah tersebut air tidak sampai masuk ke ruang kelas, karena memang bengunannya memakai tuliang dan panggung.
“Banjir itu hanya di halaman dan di sekeliling ruangan saja tidak sampai masuk ke dalam ruang kelas. Tapi, untuk masuk ke dalam ruangan kelas siswa-siswi itu tidak bisa, karena pasti kebasahan. Makanya sekolah diliburkan,” terangnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, diungkapkannya, pihaknya sudah melaporkan ke pihak Provinsi supaya dibuatkan jembatan dari jalan menuju ruangan belajar. Sehingga jika terjadi banjir siswa-siswi masih bisa bersekolah.
“Sekarang ini sebenarnya lagi dibangun jembatan menuju ruangan kelas. Tapi memang belum selesai. Jadi sembari menunggu jembatan selesai maka aktibitas belajar mengajar disekolah itu dihentikan dulu,” tukasnya. (adj)











