Muratara, Sumselupdate.com – Belum genap satu bulan setelah dilantik Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Lia Mustika Syarif sudah mulai melaksanakan tugasnya.
Salah satunya dengan mengunjungi Farida yang menderita penyakit hati di Rumah Sakit Umum Daerah Rupit, Kamis (15/2/2018) lalu.
Selain itu, Lia Mustika Syarif juga mengunjungi anak-anak penderita gizi buruk yakni Tania dan Tasya serta Wily yang masih usia balita.
Dalam kunjungannya, Lia Mustika Syarif mengaku, prihatin atas yang dialami Farida. Dia meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan penyembuhan terbaik untuk kesehatannya.
“Laksanakan tugas secara paripurna dalam melakukan penyembuhan bagi ibu Farida,” pesannya kepada tim kesehatan yang ikut menemani kunjungan tersebut.
Selain itu, dia meminta kepada instansi terkait lainnya untuk membantu sekolah anak-anak Farida, sebab dengan kesehatan yang menurun dan biaya pendidikan yang kurang, membuat anak-anaknya mau keluar sekolah.
“Secara pribadi saya sudah izin sama Bapak (Bupati Musi Rawas Utara H. Syarif Hidayat –red) untuk membantu pendidikan anak-anak ibu Farida, dan bapak senang hati,” katanya.
Terkait permasalahan kesehatan yang dialami Tania, Tasya dan Wily, Lia Mustika Syarif menilai penyakit yang dialami ketiganya disebabkan kurangnya asupan gizi yang dialami ketiga anak tersebut.
Dia memberikan apresiasi tim kesehatan sudah memberikan asupan tambahan bagi ketiga anak tersebut, dengan harapan kesehatan mereka membaik.
“Apa yang sudah dilakukan tim kesehatan saya apresiasi mereka bekerja jemput bola. Dan ini harus dipertahankan,” ungkapnya.
Lia Mustika Syarif menyampaikan dengan adanya permasalahan ini ke depannya dia mengajak kader-kader PKK untuk peduli kesehatan terhadap lingkungannya.
Menurutnya ajakan tersebut mudah, mulai dari hal yang terkecil yakni budaya mencuci tangan setiap kali makan, dan mengajak masyarakat untuk makan makanan yang sehat.
“Nanti bersama Dinkes, dan instansi lainnya kita road show ke tiap kecamatan maupun hingga desa untuk sosialiasi tentang kesehatan dan pendidikan, nanti kita jadwalkan, ” pungkasnya. (ain/ril)











