Soal Kuota Bidik Misi, Ini Kata Wakil Rektor UIN Raden Fatah

Jumat, 2 Februari 2018
Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang Ismail Sukardi.

Palembang, Sumselupdate.com – Memasuki pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN biasanya kuota Bidik Misi banyak diserbu pendaftar. Termasuk UIN sebagai PTN yang telah membuka selain Unsri di Sumsel.

Meski kuota mahasiswa jalur  Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidik Misi) tetap ada, namun Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang tidak melakukan pengajuan penambahan kuota bidik misi pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ini.

Read More

Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Raden Fatah Palembang, Ismail Sukardi mengatakan, pada PMB 2018 ini, pihak kampus tidak mengajukan penambahan kuota mahasiswa jalur Bidik Misi.

Keputusan ini dilakukannya karena wewenang penambahan kuota merupakan kebijakan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. “Kuota bidik misi itu kita (kampus) hanya menerima saja. Untuk jumlah kuota ditentukan langsung oleh pusai.t. Sehingga kita tidak melakukan pengajuan penambahan kuota pada jalur bidik misi,” ungkapnya, Jumat (2/2/2018).

Menurut Ismail, untuk kuota jalur bidik misi tahun lalu, UIN Raden Fatah mendapatk kuota sekitar 165 orang. Sementara itu, untuk ini, Ismail mengaku belum mengetahui apakah akan bertambah atau tidak karena belum ada edaran resmi dari pemerintah pusat.

“Mahasiswa bidik misi ini proses penerimaan nya berbeda dengan perguruan tinggi negeri lainnya, untuk UIN Raden Fatah penerimaan baru dilakukan setelah mahasiswa sudah dinyatakan lulus terlebih dahulu. Setelah lulus barulah mahasiswa bisa mengikuti seleksi program bidik misi,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts