Jakarta, Sumselupdate.com – Peristiwa ambruknya selasar di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, kemarin, menelan banyak korban luka-luka. Di antara korban yang kini masih dirawat di sejumlah rumah sakit itu sebagian besar merupakan mahasiswa Universitas Bina Dharma Palembang.
Sebagai wujud empati dan kepedulian, pasangan cagub-cawagub Sumsel, Aswari Rivai dan M Irwansyah, pun menjenguk korban dari Palembang.
Pasangan yang diusung oleh Partai Gerindera-PKS itu berangkat dari Palembang menuju Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (16/1/2018) untuk menjenguk sejumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang yang turut menjadi korban.
“Saya ikut prihatin atas musibah yang menimpa korban yang mayoritas mahasiswa Universitas Bina Darma Sumsel. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, saat ini korban sudah menerima pertolongan di rumah sakit terdekat,” ujar Aswari saat menjenguk Desvahera (21), mahasiswi asal Lahat di RSAL Mintohardjo.
Dalam kesempatan yang sama, Irwansyah turut memanjatkan doa untuk kesembuhan seluruh korban tragedi BEI, termasuk para mahasiswa. Diharapkannya mahasiswa dapat pulih dan beraktivitas melanjutkan pendidikannya.
“Kami doakan agar lekas sembuh dan semoga tidak ada luka yang begitu berarti, agar semua teman-teman mahasiswa bisa beraktivitas lagi seperti biasa,” kata Irwansyah.
Diketahui, Aswari-Irwansyah juga datang dengan membawa serta Djamila, orang tua dari salah satu korban, Miranda. Djamila dibawa dari Lahat, Sumatera Selatan. Jamilah, yang awalnya tidak bisa terbang ke Jakarta dari Palembang untuk menjenguk anak sematawayangnya karena tidak memiliki biaya, akhirnya bisa menjenguk putrinya.
Sementara itu, Kepala RSAL Mintohardjo, dr Kolonel Laut Wiweka mengatakan mereka memberikan pelayanan maksimal kepada para korban. Awalnya ada 17 korban dibawa ke RS, satu di antaranya kemudian diperbolehkan pulang.
“Ini tiga kami beri tindakan dua, kita gips dan kita pasang pen. Selain itu ada yang trauma ringan dan trauma psikis. Pagi kita lakukan terapi-terapi. Kondisi korban sudah membaik,” kata Wiweka. (shn)











