Tragis, Petani Tewas Bersimbah Darah Tertabrak Kereta Api Saat Hendak Mencari Ikan

Minggu, 10 Desember 2017
Anggota Polsek Gunung Megang saat melakukan olah TKP.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Edi Rahman (35), warga Dusun II, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim.

Tubuh korban ditemukan membujur kaku bersimbah darah di dekat rel kereta api KM 366 +5/6 Stasiun Gunung Megang, Sabtu (9/12/2017).

Read More

Edi diduga tertabrak kereta api saat hendak mencari ikan di danau dekat TKP.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Iwan Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan, jazad korban pertama kali ditemukan oleh Robiansyah (25), sekurity PT KAI pada pukul 06.30.

Setelah itu Robi dan rekannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Megang.

“Mendapat laporan tersebut, angota langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan visum,” kata Iwan, Minggu (10/9/2017).

Dari hasil visum, diketahui tempurung kepala korban pecah dan paha sebelah kiri patah di sepertiga bagian dalam.

“Korban juga mengalami luka lecet pada kaki sebelah kanan, lutut kaki kanan dan rahang sebelah kanan serta luka lecet pada  leher bagian depan dan sebelah kanan,” papar Iwan.

Dikatakan Iwan, saat kejadian korban diduga sedang mencari ikan di danau yang terletak di dekat TKP.

“Karena ditemukan beberapa peralatan mencari ikan di sekitar TKP tersebut, berupa  beberapa stik pancingan, korek api dan tumpukan bakaran ubi,” ujarnya.

“Untuk kereta api yang menabrak diduga kereta api babaranjang dengan nomor KA 3117 A dari arah Kertapati Palembang menuju Tanjung Enim,” pungkasnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts