PALI, Sumselupdate.com – Kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa siang (28/11) sekitar pukul 11:00 WIB. Kebakaran tersebut menimpa kediaman Imron (56) yang berada di desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten PALI.
Api diduga berasal dari arah dapur rumah yang ditempati keluarga Imron, yang dugaan sementara keluarga tersebut lupa mematikan api saat memasak.
Dari informasi yang didapat, bahwa rumah yang terbakar merupakan tempat kediaman sekaligus dijadikan dapur memasak, karena keluarga tersebut merupakan penjual nasi padang yang lokasi tempat berjualan keluarga Imron tidak jauh dari rumah yang terbakar.
Tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, namun rumah Imron beserta isinya termasuk satu unit sepeda motor hangus terbakar.
“Saat kejadian, pemilik rumah sedang melayani pembeli. Asal api dari arah dapur, karena ada bunyi ledakan dari arah tempat memasak, mungkin pemilik rumah lupa mematikan api,” terang Jon, warga setempat menuturkan kesaksiannya, Rabu (29/11/2017).
Sementara itu, Arka kepala Desa Babat menyebutkan bahwa kejadian tersebut sangat cepat, dan mobil pemadam kebakaran urung datang ke lokasi.
“Angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan menghanguskan rumah Imron hingga tidak ada satupun barang yang ada di rumah itu tidak tersisa. Meskipun warga setempat berjibaku berusaha memadamkan api, tapi api tidak bisa dijinakan. Damkar juga urung datang karena sengaja kami cegah akibat jarak dari desa kami cukup jauh. Padahal Damkar sudah meluncur, tapi masih di perjalanan, api sudah padam,” ungkap Arka.
Dia berharap agar Pemkab menempatkan mobil Damkar di wilayah kecamatan Penukal.
“Agar ketika kejadian kebakaran mudah di tanggulangi,” harapnya.
Terpisah, Chairullah kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten PALI membenarkan pihaknya memutar balik mobil Damkar.
“Sudah di tengah jalan, kami dihubungi Kades Babat untuk putar arah, karena api katanya sudah padam. Kami telah melayangkan dua surat proposal kepada Kementerian untuk dibantu mobil damkar guna ditempatkan di masing-masing kecamatan, Pak Bupati juga mengusulkan melalui CSR perusahaan untuk penambahan mobil Damkar, agar terpenuhi satu kecamatan satu Damkar, untuk antisipasi kebakaran seperti terjadi kali ini,” jelasnya. (adj)











