PALI, Sumselupdate.com – Ratusan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Bumi Serepat Serasan mengikuti rapat kerja cabang (Rakercab) yang digelar oleh DPC PDI-P PALI 2017 di Gedung Serbaguna Simpang Lima Talang Ubi, Kamis (28/9/2017).
Tak ayal gedung yang terletak di jantung kota Pendopo Kabupaten PALI tersebut dibuat merah oleh ratusan kader partai dengan gambar Banteng Moncong Putih itu.
Ketua DPC PDI-P Kabupaten PALI Ferdian Andreas Lacony memimpin langsung Rakercab tersebut, didampingi sekretaris DPC PDI-P Bruseli Heryanto dan Bendahara DPC PDI-P H.Asri AG. Selain itu, tampak hadir juga pengurus DPD PDI-P Provinsi Sumatera Selatan serta anggota DPRD PALI dari PDIP, Mulyadi.
Ditekankannya kepada seluruh kader yang hadir untuk menggalang kekuatan dari seluruh penjuru untuk menghadapi tahun politik secara beruntun. Lebih lanjut dijelaskan wakil Bupati PALI itu bahwa kegiatan itu merupakan upaya pemantapan organisasi agar siap menyongsong dan memenangkan PDI-P pada Pemilu di tahun politik mendatang.
“Tahun 2018 merupakan tahun politik, di Sumsel ada 10 pemilukada yang akan digelar. Kemudian diteruskan tahun 2019 yang merupakan tahun Pemilu dan Pilpres. Untuk itu, dari sekarang kita harus solid dan bersama membesarkan PDIP di PALI dan memenangkan pemilihan di tahun mendatang,” ungkapnya.
“Akan kita hadapi 10 pemilu di tahun 2018 dan 2019. Dimana salahsatunya sudah kita ketahui bahwa salahsatu kader terbaik PDI-P yakni ketua DPD kita bapak Giri Ramanda bakal maju di Pilgub Sumsel. Pertanyaannya apakah kita siap dukung untuk memenangkan pertarungan politik yang bakal dihadapi?,” Tanyanya dihadapan ratusan kader PDI-P yang kemudian di jawab dengan semangat oleh seluruh yang hadir bahwa mereka siap.
Dilaporkan Ferdian di forum tersebut bahwa pada kegiatan Rakercab dihadiri oleh seluruh PAC, hanya saja ada beberapa orang pengurus tidak hadir.
“Kita perlu membenahi struktur organisasi, kita akan membuat tim verifikasi sampai tingkat ranting pada bulan Oktober mendatang. Kita juga sudah siapkan baju untuk pengurus ranting, dimana penerimanya harus memenuhi syarat yakni ada alamat, ada foto, ada KTA dan ada orangnya, kalau tidak lengkap tidak akan diakui dan diberi baju partai. Saat ini total ada 4.147 KTA. Rakercab ini dihadiri seluruh PAC tapi ada beberapa pengurus tidak hadir, dan yang tidak hadir tanpa ada alasan akan kita nilai,” sambungnya.
Digelorakan oleh Ferdian bahwa pada Pilkada dan Pemilu mendatang PDI-P harus menang. “Pada hasil survey, ada 35 persen masyarakat Indonesia yang memilih partai kita ini. Dan di PALI ini, pak Bupati, wakil Bupati juga ketua DPRD adalah kader PDI-P, artinya eksekutif dan legislatif harus bekerjasama agar program kesejahteraan masyarakat di bisa diwujudkan,” harapnya.
Susanto Azis, wakil ketua bidang kaderisasi dan ideologi DPD PDI-P Provinsi Sumatera Selatan yang mewakili ketua DPD PDI-P Sumsel menegaskan bahwa Rakercab merupakan konsolidasi partai, dan bukan hanya ajang kumpul-kumpul saja.
“Ada beberapa hal yang harus dibahas dan direkomendasikan, kita akan kroscek seberapa besar loyalitas dan solidaritas PDI-P di PALI, karena tidak akan besar Partai ini kalau kita tidak loyal,” tegasnya.
Susanto juga berpesan agar seluruh kader baik pengurus DPC dan PAC agar menjaga kekompakan. “Kami juga menegaskan bahwa calon gubernur Sumatera Selatan, PDI-P mengusung satu nama,yakni Giri Ramanda,kita harus bulat dukung itu. Tolong jaga kekompakan, jaga ukhuwah sesama partai. Kita harus berjuang dan bekerja sama membesarkan partai kita ini,dan kita tunggu serta buktikan pada 2019 mendatang,” pungkasnya. (adj)











