Palembang, Sumselupdate.com – Untuk kedua kalinya di musim ini, manajemen Sriwijaya FC mendapat hukuman denda dari operator kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. Kali denda sebesar Rp45 juta dijatuhkan karena ulah buruk suporter saat laga melawan Persib Bandung, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada Senin (4/9) lalu.
Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid menyebut, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan mengenai hal ini. Dalam surat yang ditandatangi Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin itu disebutkan bahwa dalam laga tersebut terjadi pelanggaran dalam Pasal 65, sehingga SFC didenda Rp45 juta.
Suporter SFC dianggap terbukti melakukan pelemparan botol ke lapangan dan diperkuat dengan rekaman video sehingga komdis mengeluarkan hukuman tersebut. Meski dapat melakukan banding, namun manajemen SFC menyebut pihaknya lebih memilih memperbaiki hal ini sehingga tidak terulang lagi ke depannya.
“Sebenarnya kami dari manajemen dan panpel sudah berulang lagi membuat surat larangan bagi para pedagang untuk menjual minuman dalam bentuk botol ke dalam stadion, namun hal ini masih saja terjadi,” ucapnya.
“Kedepannya, kami akan lebih memperketat pengamanan di pintu masuk untuk meminimalisir hal seperti ini terjadi lagi,” ujarnya saat dihubungi Kamis (14/9/2017).
Selain itu, pihaknya juga menyebut akan berkoordinasi dengan PT Jakabaring Sport City (JSC) agar selalu pengelola kawasan Jakabaring. “Untuk penertiban pedagang, kewenangannya ada di PT JSC, karena itu kami akan berkoordinasi lebih intens terkait hal ini sehingga pelanggaran seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Sebelumnya, manajemen SFC juga pernah mendapat hukuman denda sebesar Rp25 juta saat laga melawan Persipura pada (30/8) lalu. Hukuman ini diberikan karena suporter yang mengibarkan bendera Palestina dianggap bernuansa politik. (tra)











