Palembang, Sumselupdate.com – Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto mengajak masyarakat Sumatera Selatan, terutama yang tinggal didearah gambut dan rawan kebakaran lahan dan hutan untuk menjaga wilayahnya dan tidak melakuan pembakaran jika membuka lahan perkebunan.
Menurut Pangdam, daerah yang menjadi fokus terhadap pencegahan dan dianggap rawan terjadi kebakaran lahan adalah, OKI, OI, Muara Enim, Banyusin dan Musi Banyuasin. Oleh karenanya perlu perhatian khusus terlebih pada masa volume hujan mulai berkurang.
“Kami selalu mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar, karena itu berdampak terhadap pencemaran udara hingga terjadi kabut asap,” katanya, Rabu (6/9/2017).
Lebih lanjut jenderal bintang dua ini menyampaikan, masyarakat harus mencontoh yang telah dilakujan oleh masyarakati Desa Pangkalan Bayat Mui Banyuasin, saat ini mereka bersama Kodim setempat dan dikomandoi Korem Gapo sudah melakukan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan ptoduktif.
“Di desa ini telah melakukan pemanfaatan lahan gambut dan dilaksanakan penanaman perdana benih Padi IP 100 serta dilakukan penebaran Bios-44 di lahan pertanian,” urainya.
Sementara itu, komandan Korem 044/Gapo Kol Inf Kunto Arief Wibowo menyampaikan pihaknya masih tetap fokus terahadap pencegahan kebakaran lahan terutama diwilayah gambut yang rawan terjadi kebakaran lahan.
“Kita tetap akan mengawasi wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan. Dan mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar, selain itu penegakan hukum juga kita kedepankan jika ada masyarakat yang melanggar,” katanya.
Hingga saat ini, tambah Kunto, pihaknya bersama jajaran Kodim setempat terus berkoordinasi untuk menjaga kewilayahan masing-masing mencegah agar tidak terjadi karhutla. (adi)











