Pengamanan Super Ketat, Upacara HUT RI di Muaraenim Terkesan Mencekam

Kamis, 17 Agustus 2017
Barikade kawat berduri yang dipasang di sekitar lokasi upacara.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Ada pemandangan yang tidak lazim pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Muaraenim, di Lapangan Merdeka, Kamis (17/8/2017).

Dimana, pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian Polres Muaraenim dan TNI dari Kodim 0404 Muaraenim terlihat ketat dan terkesan mencekam. Berdasarkan pantauan di lapangan, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju ke lokasi upacara ditutup total. Setiap kendaraan dan warga tidak boleh melintas terkecuali peserta upacara.

Read More

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana warga dan kendaraan boleh melintas. Selain itu, di sekitar lokasi upacara dipasang kawat berduri dengan penjagaan yang super ketat dari jajaran kepolisian dan TNI serta dibantu personel Brimob dari Polda Sumsel.

Setiap peserta upacara yang hendak memasuki lokasi upacara harus diperiksa dengan metal detektor dan setiap barang bawaan diperiksa dengan detail satu persatu.

“Kita bingung kok seperti ini upacara HUT RI kali ini, seperti di negara konflik dan akan ada gangguan saja. Kita jadinya takut dan terkesan mencekam kalau seperti ini,” tutur salah seorang peserta upacara dari instansi di lingkungan Pemkab Muaraenim yang tidak mau disebutkan namanya.

Dirinya yakin kondisi keamanan di Kabupaten Muaraenim sangat kondusif, sehingga tidak perlu pengamanan yang berlapis seperti ini. Dimana bisa membuat warga terkesan takut dan khawatir akan kondisi keamanan negara ini.

“Kita berharap tidak terjadi apa-apa dengan negara ini khususnya di Kabupaten Muaraenim, sehingga masyarakat tidak dihantui oleh rasa was-was dan ketakutan yang mencekam,” ucapnya.

Senada dituturkan Melin (22), salah seorang peserta upacara HUT RI lainnya mengatakan dirinya tidak diperbolehkan lagi masuk dan mengikuti upacara oleh jajaran kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi upacara, dikarenakan dirinya terlambat datang. Padahal, kata dia, upacara masih lama dimulai.

“Kita bingung pak, kok seperti ini penjagaan nya. Kita belum terlambat, tapi kita sudah tidak boleh ikut upacara bendera. Padahal diundang jam 09.00 WIB mewakili pihak sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT RI Ke 72 H Hasanudin melalui Sekretaris Panitia Rusdi Khairullah mengatakan bahwa pengamanan ini sepenuhnya diatur oleh Polres Muaraenim dalam rangka mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Semuanya itu hanya teknis di lapangan saja. Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan dengan lancar, aman dan tertib,” ucapnya.

Terpisah Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan yang berhasil dikonfirmasi enggan berkomentar banyak seputar pengamanan peringatan HUT RI tersebut. “Kita hanya antisipasi saja, agar pelaksanaan peringatan HUT RI itu benar-benar berjalan dengan baik tanpa ada gangguan,” tandasnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts