PALI, Sumselupdate.com – Terkait adanya keterlambatan pembayaran terhadap pekerjaan pemakaian alat berat milik PT Bintang Jakarta Service (BJS), Field Maneger PT Santika Pendopo Energy Leo Paska mengaku hal itu disebabkan karena saat ini harga minyak dunia sedang anjlok.
Untuk itu, dirinya juga tidak bisa berbuat banyak. Karena, dirinya hanya pimpinan di lapangan. “Memang saat ini kondisi keuangan perusahaan sedang sulit, akibat harga minyak dunia anjlok. Lagi pula, soal pembayaran proyek itu semua urusan kantor pusat PT Santika di Jakarta,” terang Leo, Kamis (3/8/2017).
Pihaknya saat ini hanya dalam kapasitas melakukan mediasi. “Nanti semua keluhan PT BJS akan disampaikan ke Direksi PT Santika pusat dan kami akan mencoba mencari jalan keluar yang terbaik untuk bersama,” ujar Leo.
Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, bahwa PT Santika Pendopo Energy yang merupakan KSO Pertamina EP saat ini sedang telilit hutang dengan vendor. Salah satunya dengan PT BJS yang total tagihan invoice nya mencapai Rp 2,3 M. Maka dari itu PT BJS siap menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini. (adj)











