Baturaja,
Kepastian ini diungkapkan kepala kantor kementerian agama OKU Drs H Ishak Puteh didampingi Kasi Haji dan Umroh, Drs H Mahmud, pada penutupan manasik haji kecamatan dan Kabupaten tahun 2017, Rabu (19/7/2017).
Dikatakan Mahmud, Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan mengambil kebijakan untuk membagi dua kelompok terbang jemaah calon haji OKU.
“Akibat jumlahnya sudah melebihi kapasitas satu pesawat, tahun 2017 ini OKU akan memberangkatkan 471 orang jemaah termasuk 4 orang Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD). 161 orang JCH rencananya akan diberangkatkan dari Baturaja pada hari Sabtu malam Minggu (19/8/2017) pukul 21.30 WIB. Mereka ini masuk dalam kelompok terbang 16 PLM, gelombang II sedangkan 310 JCH lainya tergabung dalam Kloter 18 PLM gelombang II diberangkatkan dari Baturaja hari Senin (21/8/2017) malam pukul 21.30 wib. Yang terakhir ini seluruhnya tergabung dalam KBIH,” urai Mahmud.
Sesuai catatan Kemenag OKU, dari jumlah porsi haji yang mereka terima, hanya dua orang yang gagal berangkat, satu orang dilaporkan keluarganya sudah meninggal dunia, dan satu lagi JCH menunda keberangkatan.
“Alhamdulillah, semua tahapan yang harus dilakukan oleh JCH hampir seluruhnya selesai. Mulai dari tes kesehatan hingga manasik, bahkan tas koper JCH juga sudah di bagi, sekarang ini kewajiban JCH tinggal menjaga kesehatan hingga hari keberangkatan,” urainya.
Dikatakan pula, untuk mengatur teknis keberangkatan JCH OKU, Kemenag masih harus berkoordanasi dengan Bupati. (wid)











