PALI,Sumselupdate.com – Menjelang Bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari lagi, harga daging sapi di Pasar Baru Pendopo, Talang Ubi, Kabupaten PALI mengalami kenaikan sangat tajam.
Pantauan di lapangan, harga daging di pasar yang ada di Kota Pendopo mencapai sebesar Rp 130 ribu/kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp110 ribu/kg.
Kondisi ini membuat warga Bumi Serepat Serasan resah. Seperti yang diutarakan oleh Saunem (53) warga kelurahan Talang Ubi Utara. Nenek dua orang cucu ini hanya berharap Pemerintah Kabupaten PALI segera memberi solusi.
Terlebih lagi, instruksi Presiden Joko Widodo beberapa hari yang lalu soal harga daging harus di angka Rp80 ribu per kilogram.
“Iyo dek, belum lah bulan puaso lah naek segitu (Rp130 ribu –red). Apolagi pas bulan puaso dan lebaran agek,” keluhnya.
Tidak hanya Sainem yang mengeluhkan, Tari (25) ibu rumah tangga mengaku sangat berat dengan naiknya harga daging sapi itu.
“Di berita kemaren aku pernah nonton, kalu Presiden menginstruksi agar harga daging Rp80 ribu. Tapi kenyataannya, tidak sesuai di lapangan, apolagi di PALI,” tuturnya.
Tari terpaksa harus mengurungkan niatnya membeli daging karena uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari lainnya.
Sementara itu, dari para pedagang pasar tradisional Pendopo, kenaikan daging sapi disebabkan hanya mengikuti dari harga yang berlaku di pasaran.
“Bukan, kami yang naik. Kami cuma ikuti harga yang berlaku di pasaran, lagi pula daging sapi di sini kerap langka dan jarang ada,” kata Agus, salah satu pedagang di pasar. (adj)











