PALI, Sumselupdate.com – Setelah Bupati PALI H Heri Amalindo menghibahkan tanah seluas 5 hektare untuk pembangunan Madrasah terpadu di Kabupaten PALI, kini pembangunan gedung yang nantinya akan menjadi pusat pendidikan Islam di PALI itu diresmikan, Rabu (12/7/2017).
Peresmian pembangunan Madrasah Terpadu dan Kantor Kementerian Agama PALI itu ditandai dengan peletakan batu pertama di lapangan Talang Kerangan, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.
Bupati Heri Amalindo mengatakan kesungguhan hatinya untuk membangun pendidikan agama Islam di Bumi Serepat Serasan.
“Ini sebagai bukti kesungguhan kami (Pemkab PALI-red). Karena, pembangunan tentunya butuh tanah. Selain itu, kami juga ini di sini menjadi tempat perkembangan pendidikan agama Islam di PALI. Sehingga, salah satu visi kita mewujudkan PALI Religius akan terwujud dan masyarakat juga akan semakin baik,” bebernya.
Dirinya juga bermimpi untuk mendirikan satu kecamatan satu pondok pesantren di Kabupaten PALI. “Bukan hanya satu kecamatan satu ponpes, bahkan kalau bisa dua atau tiga ponpes dalam satu kecamatan. Sehingga, nuansa religi akan melekat ke masyarakat PALI,” tambahnya.
“Membangun infrastruktur itu mudah, tetapi dalam membangun akhlak manusia itu yang sulit. Untuk itu, diharapkan setelah dibangunnya Madrasah Terpadu dan Kantor Kemenag disini, maka akan menjadikan warga PALI semakin religi,” tandasnya.
Ditempat yang sama, H Deni Priansyah, SAg MPdI menjelaskan pembangunan Madrasah Terpadu akan dimulai tahun ini yang merupakan bantuan dari Kemenag RI.
“Kita berdoa tahun ini pembangunan sudah dimulai, paling lambat 2018. Kami juga mengucap banyak terimakasih kepada Bupati PALI yang telah memberikan perhatian dan kepedulian serius untuk pembangunan pusat pendidikan agama di PALI,” ucap Deni.
Deni juga menjelaskan saat ini pihaknya tengah gencar kembali meminta agar dibangun Madrasah Aliyah Negeri (MAN) unggulan di Kabupaten PALI. Sebab di Indonesia akan dibangun empat MAN unggulan. Dua di Pulau Jawa, satu di Sulawesi serta satu di Pulau Sumatera.
“Untuk di Pulau Sumatera, ada dua provinsi yang bersaing mendapatkannya, yakni Aceh dan Sumsel. Untuk Sumsel ialah, PALI. Maka kita berharap pembangunan MAN unggulan dapat dibangun juga di PALI,” harapnya.
Mantan Ketua MUI Kota Pagaralam itu menuturkan, di Talang Kerangan tersebut nantinya akan dibangun asrama, sarana dan prasarana belajar, ruang belajar, serta Kantor Kementerian Agama. “Sehingga dapat dikatakan akan menjadi pusat perkembangan pendidikan agama di PALI,” tandasnya. (adj)











