PALI, Sumselupdate.com – Selama 10 hari ke depan, sebanyak 47 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diberikan bimbingan manasik haji tahun 1438 H/2017 M oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PALI bertempat di Masjid AsySyuhada Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI, Selasa (11/7/2017).
Dalam pembukaan bimbingan manasik haji, tampak hadir Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo, MM, di tengah-tengah CJH yang sedang diberikan bimbingan manasik haji.
“Tujuannya yaitu memberikan bimbingan serta bekal kepada CJH ketika melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah al Mukarommah. Sehingga, selama menjalankan ibadah haji para CJH akan dengan tenang, nyaman, dan aman. Serta tahu mana yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan,” terang H Deni Priansyah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten PALI saat dibincangi di sela kegiatan bimbingan manasik haji.
Rencananya, sambung Deni, para CJH akan mengikuti bimbingan manasik haji selama 10 hari, mulai dari tanggal 11 hingga tanggal 20 Juli 2017.
“Kita tegaskan dari sekarang, para CJH harus mengikuti dengan serius bimbingan manasik haji. Karena, itu semua dilakukan untuk kepentingan CJH dalam beribadah serta kepentingan kita bersama,” tambahnya.
Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Pagaralam itu juga menghimbau agar para CJH asal kabupaten PALI untuk menjaga kesehatan sebelum berangkat, ketika menjalankan ibadah haji serta hingga kepulangan ke tanah air kembali.
“Ikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah serta ikuti pula jadwal bimbingan manasik yang sudah dibuat. Kita tidak ingin mendengar kabar dari sana (Saudi Arabia) ada jemaah haji asal Indonesia yang tersesat, kemudian kena denda serta ditahan pihak imigrasi. Makanya itu semua dimulai ketika bimbingan manasik haji sekarang,” tutupnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Heri Amalindo mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji kepada CJH asal kabupaten PALI khususnya.
“Ingat, jaga kesehatan sebelum berangkat. Serta ikuti dengan seksama bimbingan manasik haji dari Kemenag Kabupaten PALI. Tujuannya pak buk, untuk kebaikan kito bersamo,” ungkap Heri.
Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumsel ini juga berharap para CJH asal Indonesia khususnya dari kabupaten PALI bisa kembali ke tanah air dengan predikat Haji mabrur / mabruroh.
“Ibadah dengan aman, nyaman, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat Haji Mabrur/Mabruroh, Amiin,” harapnya. (adj)











