Padi Amblas dan Diserang Hama, Petani OKU Timur Terancam Gagal Panen

Rabu, 28 Juni 2017

Martapura, Sumselupdate.com – Petani di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU Timur, khususnya di Kecamatan Belitang dan sekitarnya terpaksa mengalami kerugian. Hal ini diakibatkan sebagian besar padi yang mereka tanam dipastikan gagal panen.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah petani di lapangan menuturkan, kerusakan padi dikarenakan tanaman padi yang amblas dan juga diperparah dengan serangan hama wereng.

Read More

“Saat pemupukan pertama di umur 1 minggu, padi masih terlihat bagus. Pemupukan kedua di umur 30 hari langsung amblas. Padi tidak bisa tumbuh besar karena amblas. Selain itu ditambah serangan hama wereng,” ujar Salimun (60), petani asal Desa Sidogede, Belitang, Rabu (28/6/2017).

Ditambahkannya, berbagai cara sudah dijalani oleh petani di Desa Sidogede, mulai dari mengolah pupuk, baik yang menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia, namun masih saja tidak ada perubahan.

“Kita sudah coba jenis pupuk kimia dan juga organik, hasilnya tetap sama saja. Dari total luas sawah saya 1 hektar, yang rusak akibat hama dan amblas sudah setengah nya,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Iwan (30), petani asal Desa Campur Asri, BK 3, Buay Madang, tahun ini lebih parah dari sebelumnya. Akibat penyakit itu, padi menjadi kering dan dapat dipastikan gagal panen.

Walaupun ada padi nya, namun itu tidak bisa digiling dan hancur atau tidak menjadi beras.

“Musibah gagal panen ini bisa dikatakan virus cuaca yang menyebar di seluruh persawahan OKU Timur, khususnya Kecamatan Belitang. Kami sudah melapor ke penyuluh, tapi masih belum ketemu solusinya. Warga sangat berharap pemerintah serius memperhatikan ini dan bisa segera memberi solusi kepada petani,” harapnya. (yul)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts