Muarabeliti, Sumselupdate.com – Harga ayam kampung menjelang bulan suci Ramadhan 1437 H mulai mengalami kenaikan. Selain harganya mahal, saat ini ayam kampung susah didapat atau langka.
Kondisi ini jauh berbeda dengan ayam potong, walaupun harganya mahal ayamnya mudah didapat.
Tarno (40) warga Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tuggu Mulyo, Musi Rawas (Mura), tidak menampik bahwa keberadaan ayam kampung sudah sulit ditemukan. Apalagi saat ini harga ayam kampung mengalami kenaikan.
“Seminggu menjelang puasa. Harga ayam kampung sudah tinggi. Sebelumnya kisaran Rp. 50 ribu perekor. Sebaliknya sekarang bisa sampai Rp. 85 ribu,” ujarnya, Jum’at (28/5)
Dikatakannya, walaupun harga ayam kampung mengalami kenaikan, dirinya maupun sejumlah masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, terjadinya kenaikan harga memang sudah menjadi hal lumrah.
“Ya, mau gimana lagi kalaulah harga naik. Paling tidak, biasanya memesan hampir 10 ekor terpaksa hanya bisa separuhnya saja dibeli,”ungkapnya.
Sementara itu pedagang ayam, Iliya (48) warga F Trikoyo Kecamatan Tuggu Mulyo, mengatakan, dengan kondisi sekarang sudah jarang peternak ayam kampung menjualkan hasil ternaknya. Alhasil, untuk harga satu ekornya memang sekarang mengalami kenaikan.
“Memang untuk sekarang ayam kampung mahal dek sampe bisa satu ekornya sekarang Rp. 85 Ribu beda dengan dulu hargonya cuma Rp. 50 satu ekornya,” terang janda anak tiga itu.
Lebih jauh dia menegaskan, walaupun harga jual naik atusias masyarakat akan kebutuhan ayam kampung tetap ada.
“Kalau ditanya setiap harinya terjual. Paling tidak satu harinya sebanyak 24-50 ekor bisa terjual. Ya, kami kira atusianya masih ada,” tandasnya.
Disinggung, sudah sejak kapan berjualan ayam kampung dipasar, dia menyebutkan dalam menjalani profesinya sebagai seorang pedagang ayam dirinya mengambil berkah kedepan selain bisa sekolahkan anaknya, dirinya bertekad jika ada rejeki bisa naik haji.
“Untuk jual ayam ini, ayuk sudah sejak 1997. Keluar jam 7 pagi balek terkadang siang ataupun sampai sore. Ya, rejeki itu alhamdulilah juga bisa sekolahkan anak sampai kuliah. Itu juga kedepan kalau lancar bedoa be bisa naik haji,”pungkasnya. (Ain)











