Dirazia dan Dites Urine, Tujuh Sopir Angkutan Batubara Positif Narkoba

Rabu, 14 Juni 2017
Petugas gabungan melakukan pendataan terhadap sopir truk batubara saat menggelar razia di Terminal Kota Muaraenim, Rabu (14/6/2017).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Tujuh sopir truk batubara dinyatakan positif mengonsumsi narkoba setelah dilakukan pemeriksaan urine oleh tim gabungan yang terdiri dari BNNK Muaraenim, Satnarkoba, Satlantas Polres Muaraenim, dan Dinas Perhubungan di Terminal Kota Muaraenim, Rabu (14/6/2017).

Ketujuh sopir tersebut adalah Resusman, Brata, Randi, Paryono, Didi, Eko, dan Syukri. Setelah menjalani pemeriksaan tes urine dan dinyatakan positif, ketujuh sopir tersebut langsung digiring ke Satnarkoba Polres Muaraenim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Read More

 

Petugas gabungan melakukan pendataan terhadap sopir truk batubara saat menggelar razia di Terminal Kota Muaraenim, Rabu (14/6/2017).

 

“Dari total 58 kendaraan yang sopirnya kita periksa, tujuh di antaranya positif menggunakan narkoba,” ujar Kepala BNNK Muaraenim, Ika Wahyu Hindarwati di sela sela pemeriksaan.

Ketujuh sopir ini, lanjut Ika, kemudian akan dilakukan pemeriksaan intensif oleh pihak Satuan Narkoba Polres Muaraenim untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Karena tidak ada barang bukti, selanjutnya ketujuhnya  akan diserahkan kembali kepada kita (BNNK –red), kemudian akan kita lakukan pendalaman serta pembinaan dan selanjutnya akan kita rehabilitasi,” tambah Ika.

Dia mengharapkan, kegiatan ini hendaknya sering dilakukan dan bisa sinergis dengan instansi lainnya.

Kasat Narkoba Polres Muaraenim AKP Alhadi, SH, mengatakan, setelah ketujuh sopir menjalani pemeriksaan.

Selanjutnya, pihaknya akan menyerahkan tujuh orang sopir tersebut ke BNNK untuk dilakukan pembinaan maupun menjalani rehabilitasi. “Setelah di BAP mareka nanti akan kita serahkan ke BNNK,” ujar Alhadi.

Kasatlantas Polres Muaraenim, AKP Adik Listiyono mengatakan, razia ini dilakukan sebagai lanjutan instruksi dari pimpinan, dan memberikan pelayanan keamanan kepada pengguna jalan memasuki masa mudik lebaran.

“Ini juga sebagai bagian dari Operasi Cipta Kondisi. Tidak hanya kesehatan pengemudi (penggunaan narkoba khususnya) tapi juga kelaikan jalan kendaraan juga menjadi perhatian kita,” ujar Adik.

Razia gabungan ini, lanjut Adik, akan berlangsung selama tiga hari sejak hari ini.

“Hari ini yang kita periksa adalah sopir truk batubara dan bus antar kabupaten kota. Selanjutnya pada hari kedua masih sama yaitu supir truk dan bus lintas provinsi. Sedangkan lokasi selanjutnya di terminal regional dan daerah Tanjungenim,” ujar Adik.

Ditambahkannya, dari operasi tersebut 31 kendaraan di tilang dengan rincian roda empat 7 unit, roda dua 1 unit, STNK 15, SIM 8. “Kita tilang pelanggar sebanyak 31,” ujarnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts