Sanksi dari Komdis Dinilai Hanya Sepihak

Jumat, 2 Juni 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Munculnya sanksi dari komisi disiplin (komdis) terhadap Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris disesalkan manajemen Laskar Wong Kito. Pasalnya hukuman tersebut dikeluarkan tanpa mendengarkan keterangan tanpa pihak SFC terlebih dulu.

Berdasarkan hasil sidang komdis PT LIB, Kamis (1/6), Achmad Haris dianggap melakukan pelanggaran saat laga Sriwijaya FC melawan Madura United pada 21 Mei lalu. saat itu Haris disebut berbuat tidak sportif dengan mendatangi banch lawan dan beradu mulut dengan pelatih kiper Madura United, Hermansyah.

Read More

“Saya pribadi tidak pernah dimintai keterangan terkait insiden ini. Saya juga bukan tipikal orang yang melakukan sesuatu tidak ada dasarnya, jadi Komdis seharusnya melihat sebab-akibat dibalik peristiwa tersebut,” ujar Ahmad Haris, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, saat terjadi benturan di lapangan yang melibatkan Yu Hyun Koo dan Peter Odemwingie, Hermansyah melakukan provokasi sekaligus intimidasi terhadap kapten tim SFC tersebut. “Dia melontarkan makian tidak pantas ke Yu Hyun Koo, tidak itu saja Hermansyah juga mengeluarkan sebuah kalimat yang menyinggung sebuah daerah di Sumsel,” bebernya.

Dirinya juga mempertanyakan mengapa Hermansyah dengan naga tinggi menyebut salah satu daerah atau suku di Sumsel tersebut. “Sepakbola tidak boleh dikaitkan dengan suku atau daerah, karena itu saya sempat adu mulut dengannya. Tapi memang tindakan saya mendatangi bench lawan itu salah dan itu hal yang mendasarinya,” tambahnya.

Usai kejadian, Hermansyah pun disebutnya kembali menghubunginya via inbox dan menjelaskan maksud perkataannya tersebut. “Beliau juga meminta maaf terkait hal ini dan saya juga menganggap semua sudah selesai,” papar pria berkaca mata ini.

Dirinya pun merasa bertambah bingung karena surat protes SFC sebelumnya juga tidak mendapatkan tanggapan. “Kita sama-sama melihat bagaimana Teja Paku Alam, penjaga gawang SFC sampai sekarang masih harus absen karena cedera akibat benturan keras lawan. Tidak ada perlingungan terhadap pemain, tetapi surat protesnya menguap,” keluhnya.

Atas hukuman komdis ini, Haris dijatuhi larangan tidak boleh mendampingi tim di bangku cadangan sebanyak 2 kali pertandingan dan uang denda sebesar Rp20 juta. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts