Miris! Usai Dicekoki Miras, Digilir Empat Pria Lalu Dibuang ke Semak

Rabu, 18 Mei 2016
Foto Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com –Kasus kekerasan seksual menular di Kota Palembang. Peristiwa pemerkosaan dialami gadis berusia dua puluh tahun berinisial ND.

Mirisnya, usai diperkosa oleh teman-temanya saat dalam keadaan mabuk, warga Jalan Ki Anwar Mangku, Kelurahan Plaju Ulu Palembang ini ditinggalkan di semak.

Read More

Tak sampai di situ saja, usai melampiaskan nafsu tersebut, terlapor yakni Boby dan keempat temannya yang diketahui warga Jalan Embacang, Lorong Terusan, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang ini turut membawa kabur telepon seluler dan uang Rp100 ribu milik ND.

Berdasarkan laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (18/5), kejadian tersebut berawal ketika Boby sengaja mendatangi rumah korban untuk menjemputnya mengajak nongkrong di kawasan Kambang Iwak (KI) Palembang, Minggu (15/5) lalu.

Di sana mereka nongkrong hingga tengah malam. Kemudian, Boby mengajak dirinya ke kawasan Jalan Embacang, Lorong Terusan, RT 35 RW 12, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, sekitar pukul 23.00.

“Ternyata di sana sudah ada empat teman Boby yang saya tahu namanya Vicky dan Ari. Sedangkan kedua temannya saya tidak kenal,” ujar ibu korban, Rusmaini (40) yang mendampingi anaknya sesuai yang tertera di laporan polisi.

Kemudian saat tengah asyik bercerita, tiba-tiba rekan Boby, Ari memaksa dirinya untuk menegak minuman keras jenis Vodka hingga dalam keadaan mabuk. Dengan kondisi tersebut, Bobby dan teman-temannya melakukan hal tersebut.

“Keesokan paginya, saya ditemukan warga sudah berada di semak-semak. Bahkan, saat hendak buang air kecil, saya merasa perih di kemaluan dan celana dalam yang saya pakai sudah tidak benar. Waktu ingin menghubungi keluarga, ternyata ponsel dan uang sudah diambil juga,” ungkap dia.

Menanggapi adanya laporan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, anggota Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang akan segera menangkap para pelaku.

“Laporannya sudah  kita terima, kini sedang dalam pemeriksaan. Sambil melengkapi keterangan korban dan saksi, pengantar visum pun sudah dilayangkan ke pihak rumah sakit. Bila semua sudah lengkap, segera mungkin kami akan tangkap pelaku,” tegas Maruly. (man)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts