Tak Tahan Penyakit Kista yang Diderita, Yulia Nekat Gantung Diri dengan Dasi SMA

Rabu, 19 April 2017
Korban Yulia yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri disemayamkan di rumah duka.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Diduga tidak tahan lagi menderita karena penyakit kista yang diderita, Yulia (34) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Yulia yang diketahui tinggal di Pasar Lama Lahat Kota Lahat, Kabupaten Lahat itu tewas gantung diri di kusen rumah Sukindar yang merupakan mantan mertuanya di Dusun I, Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.

Read More

Peristiwa tragis ini diketahui pertama sekali oleh Sukindar saat dirinya pulang ke rumah dari ronda malam.

Ketika masuk kedalam rumah yang kondisi lampunya padam, lalu Sukindar menghidupkan lampu ruang tengah.

Betapa terkejutnya Sukindar melihat korban tergantung dengan leher korban terikat dasi SMA warna abu-abu di kusen kamar rumah.

Melihat hal itu, Sukindar kemudian membangunkan istrinya Hermawati dan anaknya Tino Budiawan lalu menurunkan korban dan segera membawanya ke Puskesmas Lembak.

Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia kemudian jenazah dibawa kembali ke rumah Sukindar.

Diceritakan Sukindar, korban datang ke kediamannya pada Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 10.00 pagi, untuk menengok anaknya yang selama ini anak korban tinggal dan menetap di Sukindar.

 

Dasi yang digunakan korban untuk gantung diri.

Diungkap Sukindar, selama berada di rumahnya, korban selalu tampak murung dan gelisah.

Korban sempat bercerita kepada istri Sukindar, Hermawati bahwa selama ini dia mengidap penyakit kista yang sudah cukup lama.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, MPP melalui Kasubbag Humas AKP Arsyad AR dan Kapolsek Lembak AKP Alfian saat dikonfirmasi Sumselupdate.com membenarkan peristiwa bunuh diri tersebut.

“Setelah mendapat laporan dari warga, pihak kita langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa korban ke Dokter Puskesmas Lembak serta memeriksa saksi-saksi,” ungkap Alfian.

Ditegaskan Alfian, dari pemeriksaan dokter Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.

“Kejadian ini murni bunuh diri. Sementara barang bukti berupa dasi SMA telah diamankan untuk dilakukan lebih lanjut. Selanjutnya jenazah korban akan dikebumikan di TPU Gunung Ibul Kota Prabumulih,” pungkas Alfian. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts