Uang Saku Macet, Persiapan Panahan Menuju SEA Games 2017 Tersendat

Senin, 10 April 2017
Atlet Panahan Indonesia di SEA Games 2012

Jakarta, Sumselupdate.com – Honor atlet dan pelatih macet hingga pekan kedua April 2017. Persiapan pasukan panahan menuju SEA Games 2017 pun terganggu.

Manajer pelatnas panahan, Freddy Rosandi, mengeluhkan belum dapat memperbarui peralatan latihan atlet pelatnas. Sementara, para pepanah terpaksa gali lobang tutup lobang untuk memenuhi kebutuhannya.

Read More

“Jelas dong. Itu kebutuhan alat-alat yang rusak dan diperbaiki dapat uang dari mana. Lalu, mereka sudah berumah tangga gali lobang tutup lobang. Pasti secara psikologis mempengaruhi. Kalau dapat support pasti beda, tapi umum ya manusia,” kata Freddy, Senin (10/4/2017).

Tim nasional panahan telah mengajukan peralatan ke Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sejak Januari-Februari lalu. Pemerintah menjanjikannya pengadaan peralatan dan perlengkapan cair pada bulan April ini.

“Dijanjikan April, tetapi untuk tanggalnya mereka tidak menyebutkan. Kendalanya memang pada anggaran pemerintah yang belum turun. Cuma kondisi anak-anak sekarang parah semua. Mereka tidak punya cadangan, kalau anak panah rusak bagaimana. Alat kan pas-pasan,” sesalnya.

Panahan sendiri saat ini terus menjalani latihan di PP PON Cibubur, Jakarta Timur. Mereka baru saja kembali dari Kejuaraan Asia di Bangkok paada dua pekan lalu. Hasilnya, tidak ada satupun atlet yang menyumbangkan medali.

“Kami masih tertinggal. Memang di sana itu kami tidak menargetkan medali tetapi lebih kepada memantau negara-negara yang bertanding di SEA Games. Selain itu atlet juga masih fase umum, jadi secara tembakan juga belum optimal,” kata Feddry, dikutip dari detik.com.

Menurut rencana mereka akan kembali menjalani ujicoba di Shanghai dalam Kejuaaraan Asian Panahan pada pertengahan Mei mendatang. Hal ini sekaligus untuk melihat peta kekuatan di Asian Games 2018.

“Ya kami tidak mau lemah dalam kondisi apapun. Kita harus siap dan kondisi apapun harus dapat emas. Kami tidak tahu berapanya taapi. tentu dari recurve kami masih mengharapkan compound putri juga bagus. Kita lihat nantilah,” imbuhnya. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts