Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Setelah melakukan rekonstruksi di lapangan dan klarifikasi lanjutan, akhirnya Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau menguak pengakuan dugaan penyekapan palsu dilakukan FF.
FF merupakan seorang oknum mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Lubuklinggau.
Dimana awalnya mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Lubuklinggau ini mengaku disekap oleh seseorang, tapi ternyata tidak terbukti.
“Berdasar rekonstruksi dan pemeriksaan lapangan mulai pukul 12.30 sampai pukul 16.00, dilanjutkan klarifikasi hingga pukul 19.00, kami menyimpulkan bahwa itu bukan penculikan atau penyekapan,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin.
Di hadapan awak media, diterangkan jika cerita bohong tersebut bermula, Senin (3/4) sekitar pukul 12.30, FF berangkat kuliah. Ketika di bilangan Jalan Kelapa, dia naik angkutan umum dan sudah ada penumpang lainnya seorang.
Diduga FF melamun saat itu dan galau. Dia pun curhat kepada ibu tersebut dan mengatakan bahwa ingin masuk kuliah jurusan Bahasa Arab. “Dia cerita kepada Ibu itu ingin masuk kuliah jurusan Bahasa Arab, tapi orang tuanya ingin pendidikan guru sekolah dasar (PGSD),” jelasnya.
Singkat cerita, FF ikut ibu yang baru dikenalnya di angkot dan turun di GOR Silampari. Mereka kemudian menuju Tebing Tinggi (Empat Lawang). Setiba diwilayah Tebing Tinggi, FF berubah pikiran dan minta turun dari mobil. “Saya tidak jadi ikut ibu,” katanya ketika itu.
FF sempat mampir ke warung, dia diduga mengadu kepada pemilik warung bahwa dirinya disekap. Selanjutnya, aduan itu dilaporkan ke pihak Polres Empat Lawang. Lalu, oleh pihak Keluarga, FF dijemput serta dibawa ke Lubuklinggau.
“Jadi tidak ada disekap, tidak ada namanya dijambak, apalagi diancam, dibekap pakai tisu, pingsan. Rupanya keterangan itu hanya karangannya,” tegas Kapolres.
Pengadua FF disekap kepada pemilik warung, diduga karena saat itu dirinya was-was jauh dari rumahnya di Lubuklinggau.
“Senin malam dijemput keluarganya, Selasa kami rekonstruksi pemeriksaan lapangan, sorenya terkuak bahwa itu adalah cerita dia itu bohong dan tidak benar,” tandasnya. (and)











