Palembang, Sumselupdate.com – Microsoft dilaporkan berencana untuk menutup kantor mereka di Stockholm, Swedia.
Keputusan ini mengancam keberlangsungan 120 pekerjanya, meski masih belum diketahui berapa banyak pegawainya yang akan dipecat, lapor Softpedia.
Melalui pernyataan resmi, Microsoft mengonfirmasi bahwa mereka memang sedang mempertimbangkan untuk menutup kantor mereka di Swedia.
Namun, mereka tidak memberikan informasi lengkap terkait hal ini. Kemungkinan, mereka telah mempersiapkan tawaran lain bagi para pekerja yang terancam dirumahkan.
“Microsoft telah membuat keputusan sulit untuk memulai konsultasi dengan grup dagang untuk menutup kantor Skype di Stockholm, yang berpotensi berujung pada pemecatan 120 karyawan,” ujar juru bicara Skype, seperti dilansir metrotvnews.com.
“Rencana ini sesuai dengan tujuan jangka panjang kami untuk memusatkan kantor kami dan merelokasi tim kami untuk memungkinkan kerja sama yang lebih baik, meningkatkan efisiensi para teknisi dan kecepatan inovasi.”
Kantor di Swedia bukanlah kantor pertama yang ditutup oleh Microsoft. Sebelum ini, perusahaan asal Redmond tersebut telah menutup kantor Skype di London, yang berakhir dengan pemecatan 400 pegawainya.
Penutupan kantor di London diumumkan pada 2016. Banyak orang menganggap keputusan itu dipengaruhi oleh Brexit, yang membuat Inggris keluar dari Uni Eropa.
Ketika itu, Microsoft juga berjanji bahwa mereka akan menyediakan kesempatan lain bagi pekerja yang dipecat. Tampaknya, mereka akan melakukan pendekatan yang sama dengan kantor di Swedia. (pto)











