Palembang, Sumselupdate.com –Pagi tadi, Kamis (5/5), ada yang berbeda di depan Gedung Pasar 16 Ilir Palembang. Di depan Gedung Pasar 16 Ilir yang selama ini dijejali pedagang kaki lima (PKL), sudah tidak tampak lagi.
Yang ada di halaman depan Gedung Pasar 16 Ilir hanya onggokan beberapa pecahan bangunan dan atap seng yang materialnya terbuat dari rangka baja.
Beberapa sudut bangunan Gedung Pasar 16 Ilir tersebut, belasan anggota Pol-PP Kota Palembang tampak berjaga-jaga. Sementara di sisi lain ada beberapa orang masih memunguti barang yang dianggapnya masih bernilai di antara puing bangunan yang sudah diratakan dengan tanah.
Rupanya, bersihnya aktivitas PKL di depan Gedung Pasar 16 Ilir lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sedang menggejar penilaiaan Piala Adipura yang ditenggat waktu cuma tujuh hari.
Penggusuran petak-petak bangunan yang didirikan PKL dilakukan Pemkot Palembang dilakukan, Kamis (5/5) dinihari yang dipimpin Walikota Palembang Harnojoyo.
“Pembersihan petak-petak bangunan milik PKL dilakukan mulai pukul 02.00 sampai pukul 03.00. Aksi pembersihan dipimpin langsung Walikota Palembang,” kata Ridho, salah satu petugas PKL yang berjaga-jaga di sudut kanan pintu masuk Gedung Pasar 16 Ilir kepada Sumselupdate.com.
Menurut dia, aksi pembersihan PKL ini dilakukan lantaran Pemkot Palembang, selain memperindah Gedung Pasar 16 Ilir, juga mengejar penilaian Piala Adipura tahun 2016 ini.

Dikatakannya, tim penilaian Piala Adipura memberikan waktu tujuh hari untuk membersihkan dan memperindah Pasar Ilir Palembang.
Dalam aksi pembersihan petak bangunan milik PKL ini dilakukan oleh alat berat milik Dinas PU Kota Palembang dengan dijaga aparat kepolisian dan anggota Pol-PP. (hyd)











