Palembang, Sumselupdate.com – Ratusan Penarik Becak kota Palembang yang tergabung dalam Forum Perjuangan Rakyat Sumsel (FPR), Rabu (8/3/2017) mendatangi kantor Gubernur Sumatera Selatan, meminta pemerintah provinsi Sumsel serta KONI agar melibatkan penarik becak di Kota Palembang dalam pelaksanaan Asian Games 2018 sebagai bagian dari Transportasi.
Ratusan penarik becak ini datang dari pangkalan Sako, Bukit Besar, Ilir Barat I Ilir Timur I dan II, Kalidoni, Kertapati, Seberang Ulu I dan II serta Plaju bertujuan untuk menyampaikan dukungan terhadap perhelatan Asian Games 2018 dan meminta pemerintah provinsi Sumsel serta KONI agar ikut dilibatkan.
Koordinator Aksi, Bambang Purnomo, Rabu (8/3/2017) mengatakan pihaknya akan mengajukan 1.200 orang penarik becak agar dilibatkan untuk menjadi moda transportasi bagi para atlet dan pengunjung pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.
“Pada Sea Games 2011 lalu ada 350 penarik becak, ini kita mengajukan 1200 orang, nanti keputusannya terserah Pemprov Sumsel. Tapi kita harap semuanya terlibat,” harapnya.
Menanggapi aksi tersebut, Pemprov Sumsel yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nasrun Umar menegaskan bahwa pemprov Sumsel tentu saja akan melibatkan penarik becak dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, namun tentu saja harus sesuai dengan aturan yang ada.
“Kebijakan gubernur Sumsel akan selalu berpihak pada masyarakat, pasti dilibatkan dan perwakilan penarik becak yang tergabung dalam asosiasi harus mengirim surat resmi kepada gubernur dan KONI agar bisa kita musyawarahkan secara lebih lanjut dan detil,” ucapnya.
Nasrun menjelaskan bahwa pemprov Sumsel juga berencana melibatkan penarik becak salah satunya dengan mengecat semua atap becak yang ada di Palembang dengan logo Asian Games 2018.
“Untuk urusan ini, cukup kirim surat secara resmi nanti kita audiensikan lagi, kita bicarakan seperti apa ke depannya,” pungkasnya. (adi)











