Muarabeliti,Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) gencar melakukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, cara ini dilakukan sebagai wujud untuk mencapai Mura Sempurna 2021.
Bupati Mura, H Hendra Gunawan mengatakan bahwa besok, Selasa (3/5) masyarakat Kabupaten Mura mendapat kunjungan dari Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj Eliza Alex Noerdin.
Hal ini tentu saja menjadi semangat bagi masyarakat untuk terus bekerja dalam membantu program pemerintah selama lima tahun kedepan.
“Beliau (Hj Eliza Alex Noerdin -red) sebenarnya ingin datang ketika rapat paripurna pada 20 April 2016 yang lalu, akan tetapi karena ada kunjungan kerja di luar Indonesia, akhirnya nazar beliau datang ke Kabupaten Mura ditunda hari ini,” katanya, Senin (2/5).
Dia mengatakan, ke depan pemerintah sendiri akan gencar melakukan pelayanan kesehatan di setiap kecamatan. Di mana pelayanan kesehatan ini dilaksanakan setiap awal bulan.
“Saya sangat senang karena antusias masyarakat disini untuk berobat sangat baik, ini membuktikan bahwa masyarakat mendukung dan menyambut baik program pemerintah. Semua pelayanan baik itu dari sunatan massal, posyandu, pelayanan KB dan yang lainnya gratis. Sehingga saya meminta kepada masyarakat supaya memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, untuk mengecek kesehatan,” imbuhnya.
Dengan demikian, lanjut Hendra jika kesehatan masyarakat diutamakan dan dijaga dengan baik. Maka bisa melakukan aktifitas dengan maksimal.
“Kita mempunyai tagline yaitu AK5 (ayo kerja, kerja, kerja, kerja, kerja), maka dari itu saya meminta kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa supaya menggerakkan masyarakat untuk terus bekerja,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr H Tjahjo Kuntjoro mengatakan, di Kecamatan Tuah Negeri ini paling banyak masyarakat yang mederita penyakit diare.
“Di Kecamatan Tuah Negeri ini ada 60 Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkecimpung di dunia kesehatan, bahkan dalam program Mura Sempurna Sehat ini, ada beberapa pelayanan kesehatan yang semuanya untuk masyarakat,” ungkapnya.
Tjahjo sapaan akrabnya mengaku, dari 10 jenis penyakit yang diderita masyarakat, Kecamatan Tuah Negeri menjadi peringkat keenam. Untuk itu, apa yang sudah dicanangkan oleh pemerintah harus dilakukan dengan baik.
“Kita mengharapkan kepada masyarakat agar menggunakan jamban sehat, karena hingga saat ini masyarakat yang menggunakan jamban sehat persentasenya hanya 63.9 persen,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Leban Jaya Deni Apriyansah membenarkan jika masih ada masyarakatnya yang belum menggunakan jamban sehat, untuk itu kedepan ia akan terus mengajak masyarakat agar menjaga lingkungan dengan baik.
“Semoga dengan adanya dukungan dari pemerintah seperti ini, kami bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tutupnya. (ain)











