Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Warga di lingkungan Jalan Malabar, RT 08, No 12, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, mendadak gempar, menyusul ditemukannya Febriansyah (26), yang masih bujangan tewas gantung diri di lantai dua rumahnya, Kamis (2/3/2017).
Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yakni Dewi (30) dengan posisi sudah terikat dan tergantung di kusen pintu kamar lantai dua rumah tersebut menggunakan tali berwarna hijau.
Di dekat korban, terdapat meja ukuran kecil yang diduga digunakan korban sebagai pijakan. Sontak kakak korban yang melihat adiknya sudah dengan posisi tergantung menjerita histeris.
“Kita telah mendatangi TKP. Jadi setelah dilakukan identifikasi sama unit identifikasi Polres Lubuklinggau, penyebab kematiannya memang gantung diri,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP M Ismail.
Kemudian dari pihak identifikasi juga sudah melakukan pencarian barang bukti (BB) lainnya di TKP. Namun tidak ditemukan adanya petunjuk lain.
Sehingga penyidik dari unit identifikasi dan pihak Polsek menyimpulkan bahwa korban murni gantung diri.
Keterangan dikumpulkan dari keluarga, jika korban dikenal pendiam dan tertutup. Keluarga korban tidak melakukan visum. Hal itu tercantum dalam surat pernyataan dari keluarga korban.
“Info yang didapat dari keluarga, memang korban dikenal sebagai anak yang pendiam. Diketahui juga dari pihak keluarga menerangkan bahwa dua hari belakangan, korban mengeluh ada sakit di tenggorokannya,” jelas Ismail.
Sementara itu salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan korban sepengetahuannya merupakan anak yang biasa-biasa saja dan memang cukup pendiam.
Terakhir, korban Rabu malam masih terlihat main gitar di depan rumah.
“Anaknya biasa-biasa saja. Tidak ada menunjukan hal ganjil. Sebab terakhir semalem masih main gitar depan rumah,” pungkasnya. (and)











