8.447 Napi di Sumsel Dapat Remisi, Dua di Antaranya Teroris dan Koruptor

Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Sumsel, Dadi Mulyadi.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan remisi pada 8.447 narapidana.

Read More

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sumsel, Indro Purwoko melalui Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Sumsel, Dadi Mulyadi mengatakan, pemberian remisi khusus ini dalam rangka di perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Remisi tersebut diberikan ke 8.447 orang napi di 20 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah tahanan negara (Rutan) di Sumsel.  Khusus diberikan kepada napi, yang dihukum melakukan tindak pidana umum dan pidana khusus,”ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Ribuan napi tersebut diberikan remisi karena telah memenuhi persyaratan sesuai UU Nomor 12/1995 Tentang Pemasyarakatan, dan dinilai berkelakuan baik selama menjalani masa hukumannya atau pembinaan, jadi mereka bisa pembebasan bersyarat (PB).

Lebih rinci sebanyak 470 orang napi mendapat remisi di Rutan Pakjo. Kemudian, ada satu orang koruptor di Lapas Merdeka Palembang dan satu orang teroris di Lapas Lubuklinggau Sumsel. Serta saat lebaran nanti, ada sebanyak 26 orang yang menghirup udara bebas setelah mendapatkan remisi.

“Dari 20 lapas dan rutan yang ada di Sumsel, saat ini penghuni tahanannya sebanyak 14.725, dan lapas anak sebanyak 125 orang. Tetapi dari Sumsel kemarin sudah dipindahkan ke Lapas Nusa Kambangan sebanyak 50 orang,” jelasnya.

Dikatakannya, persyaratan narapidana itu di antaranya berkelakuan baik, telah menjalani pidana minimal enam bulan dan sudah lengkap administrasi seperti putusan pengadilan, eksekusi jaksa, dan surat perintah penahanan.

“Untuk narapidana atau warga binaan yang termasuk dalam PP 99 tahun 2012 tentang koruptor, narkotika, terorisme serta kejahatan trans nasional terorganisasi lainnya, mereka harus memenuhi syarat yakni mendapat justice collaborator dari penyidik bila ingin memperoleh remisi,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.