Sebuah penelitian dari Universitas Airlangga (Unair) menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi ekstrak jahe merah secara rutin selama 4 minggu mengalami penurunan nyeri sendi hingga 40%. Hasil ini jauh lebih baik dibandingkan kelompok yang hanya mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
Cara Mengolah Jahe Merah untuk Mengatasi Rematik
Tidak sulit untuk memanfaatkan khasiat jahe merah untuk rematik. Kamu bisa mengolahnya dalam berbagai bentuk, tergantung selera dan kebutuhan.
- Wedang Jahe Merah
Rebus 2 ruas jahe merah yang telah dimemarkan dengan 2 gelas air. Tambahkan sedikit gula aren atau madu untuk menetralkan rasa pedas. Minum selagi hangat dua kali sehari untuk meredakan kekakuan sendi di pagi hari. - Parutan Jahe Merah sebagai Kompres
Parut jahe merah, lalu balurkan pada area sendi yang nyeri. Diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas. Sensasi hangatnya membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi pembengkakan. - Minyak Jahe Merah untuk Pijat
Campurkan ekstrak jahe merah dengan minyak kelapa, lalu gunakan untuk memijat sendi yang sakit. Cara ini sangat efektif untuk mengendurkan otot yang kaku akibat rematik.
Perbandingan Jahe Merah dengan Obat Kimia untuk Rematik
Banyak penderita rematik bergantung pada obat-obatan kimia seperti ibuprofen atau diklofenak. Meski cepat meredakan nyeri, obat ini berisiko menyebabkan efek samping seperti gangguan lambung dan ginjal jika digunakan dalam jangka panjang.











