5 Hari Jelang Kontrak Berakhir, 12 Pemain Diamankan

Pemain Sriwijaya FC saat masih aktif latihan sebelum liga resmi ditunda.

Palembang, Sumselupdate.com – Jelang berakhirnya kontrak pemain pada 29 Desember 2020, manajemen Sriwijaya FC baik melalui akun instagram resmi maupun instagramnya Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, telah memposting sederet nama-nama pemain yang masih dipertahankan.

Tentunya, postingan ini langsung mendapatkan respon dari pecinta Laskar Wong Kito. Tak sedikit, banyak netizen yang terus memantau kedua akun tersebut.

Bacaan Lainnya

Manajer Sriwijaya FC, yang akrab disapa HZ sempat menyampaikan ada empat pemain lokal eks Piala Gubernur Sumsel U-20 Tahun 2019 yang bakal dipertahankan.

Mereka adalah, Bagus Wijaya, bek M Noval Afif Muzaki, stoper Rifki Ahmad Ale Silitonga, dan kiper M Royhan Hafiludin.

Kemudian postingan selanjutnya, menyebutkan semua penjaga gawang Sriwijaya FC tahun 2020 dipastikan aman dari evaluasi. Artinya nama pemain lainnya yang dipertahankan ada kiper Imam Arief Fadilah, Rudi Nurdin Rajak, Haris Rotinsulu.

Begitu juga Ambrizal, Erwin Gutawa, Alberto Beto Goncalves, Hari Habrian, Suandi dipertahankan untuk menghadapi kompetisi musim depan. Disebutkan bahwa pelatih dan manajemen masih melakukan evaluasi secara bertahap.

Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi, selaku pengelola klub Sriwijaya FC, ketika dikonfirmasi sempat keceplosan jika dirinya telah menghubungi pelatih kepala Budiardjo Thalib yang akrab disapa Budi Jo. Nanti pelatih menyerahkan raport ke manajemen, isinya dipertahankan atau tidak pemain tersebut.

“Saya sudah hubungi Coach Budi Jo, nanti dia ngirim nama-nama itu lewat WA,” ceplos Indrayadi.

Ketika disinggung kenapa hanya empat nama pemain lokal diumumkan yang dipertahankan. Sementara ada satu pemain lokal lainnya Guntur Agung Ramadhan asal OKU Timur luput disebut, Indrayadi pun mengklarifikasinya.

Termasuk Guntur Agung Ramadhan juga, semuanya dipertahankan yang lokal.

“Kalau pemain lokal sejauh ini bermainnya bagus, cukup kompetitif karena potensi dan tidak ada istilahnya pemain magang. Lagi pula kompetisi kan tidak ada (tidak jalan). Adendum melanjutkan kontrak yang sudah ada. Tidak ada negosiasi kontrak baru, karena belum bermain,” tambah mantan Pelatih Kiper Sriwijaya FC.

Soal empat kiper itu kenapa dipertahankan, menurut legend kiper PS Pusri era Gakatama ini karena kebutuhan tim.

“Kita anggap masih layak keempat kiper dan penilaian kita masih cukup. Memang semuanya belum ada komitmen untuk masih terus bergabung/perpanjang kontrak,” jelasnya. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.