48 Karya Maskot Pilgub Sumsel 2018 Bersaing Memperebutkan Hadiah dengan Total Rp27 Juta

Minggu, 6 Agustus 2017
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah 15 hari proses  penerimaan  karya cipta maskot pemilihan gubernur (pilgub) dan pemilihan wakil gubernur (pilwagub) Sumatera Selatan (Sumsel)  2018 digelar, KPU Provinsi Sumsel  akhirnya menutup penerimaan karya peserta pada Sabtu (5/8/2017) pukul 16.00.

Sebanyak 48 karya maskot terbaik ini akan bersaing memperebutkan hadiah total Rp27 Juta.

Read More

Ketua tim juri H Joko Siswanto melalui salah satu anggota tim juri Ahmad Naafi membenarkan telah diterimanya 48 karya maskot dari peserta.

Dia mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah mengirimkan karyanya dan akan dirapatkan tim juri pada Senin (7/8).

Dikatakannya, tim juri akan menyeleksi syarat adiministrasi terlebih dahulu sebelum mengkategorikan karya yang memenuhi kriteria untuk mewakili maskot pilgub dan pilwagub Sumsel 2018.

“Salah satu tujuan maskot adalah untuk mempermudah sosialisasi tahapan Pilgub Sumsel 2018 dalam bentuk gambar dan boneka  yang disukai masyarakat yang melambangkan pula azas pemilu yang berintegritas, jujur, dan adil,” katanya.

Data yang dihimpun hingga ditutupnya pendaftaran kemarin, beberapa karya maskot berasal sebagian besar dari masyarakat Sumsel di antaranya dari Palembang, Banyuasin, OKI, Prabumulih, Lubuklinggau bahkan dari luar Sumsel seperti Depok Jabar, Talang Mangu Jateng, Surakarta, Semarang, dan sebagainya.

Berbagai tagline dan simbol juga ditampilkan dalam berbagai singkatan seperti Si Putar (Pemilihan Umum Tanda Aspirasi Keadilan).

Kemudian, Cipadi (Ciptakan Integritas Pemilu Adil Demokrasi dan Intelektual), Si Trenggiling (Tentukan, Realisasikan, Gotong Royong), Si Belido (Bersih, Efektif, Langsung, Integritas, Demokratis), Si Ampra dan si Duku Duki (Demokrasi Untukku, Demokrasi Untuk Kita).

Tim juri akan mengumumkan pemenang lomba cipta karya Maskot ini pada 9 Agustus 2017 mendatang.

Sementara itu, Ketua KPU Sumsel H Aspahani mengaku, menyerahkan sepenuhnya pemenang lomba maskot ini kepada tim juri  sebelum tanggal 10 Agustus 2017.

Dia mengatakan kapasitas tim juri independen berlatar belakang akademisi, ahli IT, budayawan serta pemerintah, dan KPU Provinsi. (ril)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts