Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 18 jurnalis yang keseharannya meliput di Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) selama dua hari mulai tanggal 17-18 Juli.
UKW ini hasil kerja sama PWI Pusat, PWI Sumsel, dan Pemkot Palembang ini dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa, MSI di Ruang Parameswara, Rabu (17/7/2019).
Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua PWI Pusat yang diwakili H Djunaedi Tjunti Agus, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar, Ketua DKP PWI Sumsel H Kurnati Andullah, dan jajaran pengurus PWI Sumsel lainnya.
Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar mengatakan, UKW yang ke-24 ini merupakan yang kedua untuk periode kepengurusan PWI Sumsel 2019-2024. Di mana yang pertama digelar di Kabupaten PALI pada 29 April 2019 lalu.
Menurutnya, UKW ini sangat penting karena beberapa pejabat pemerintah daerah sudah tegas tidak mau diwawancara dengan wartawan yang belum kompeten.
Dikatakan Firdaus lagi, kerja sama PWI Sumsel dengan Pemkot Palembang dalam menyelenggarakan UKW merupakan pertama kalinya digelar.
Sementara itu, Ketua PWI Pusat yang diwakili H Djunaedi Tjunti Agus mengatakan, UKW pertama kali digelar pada tahun 2010 dan mulai Januari 2019 lebih diperketat lagi.
Di mana mata uji kompetensi ditambah satu dari sembilan menjadi sepuluh mata uji. Adapun mata uji tersebut adalah Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Dia beralasan, munculnya mata uji KEJ ini lantaran banyak pengaduan dan keluhan dari nara sumber terkait banyaknya wartawan abal-abal.
Dikatakannya, UKW tersebut sangat penting, sebab nara sumber dan pejabat-pejabat pemerintah daerah bisa menolak untuk diwawancarai oleh wartawan yang belum kompetensi.
Sementara itu, Sekda Pemkot Palembang, Drs Ratu Dewa, MSi mengaku, sangat paham kebatinan dengan wartawan, karena dahulu pernah ikut belajar menulis dalam pelatihan jurnalistik di Kota Bandung.
Dikatakannya, ada tiga poin yang bisa diambil dari diselenggarakannya UKW ini. Yang pertama saat ini masih ada kekerasan terhadap wartawan, maka dari itu dengan UKW ini pejabat dan wartawan dapat memahani kerja pers.
Kemudian, dengan adanya UKW bisa membentuk profesionalitas wartawan, dan poin ketiga adalah kesejahteraan wartawan secara individualistik.
Maka dari, Sekda mengatakan, siap bekerja sama dengan PWI Sumsel dalam hal meningkatkan kesejahteraan wartawan. (edo)











