15 Hari Dirawat, TNI Korban Granat Monas Belum Bisa Diperiksa

Rabu, 18 Desember 2019

Jakarta, Sumselupdate.com – Dua prajurit TNI korban granat asap yang meledak di Monumen Nasional (Monas) pada Selasa (3/12) lalu masih menjalani perawatan. Sudah 15 hari dua prajurit tersebut dirawat karena luka yang diderita.

Oleh karena itu penyidik gabungan TNi-Polri masih belum bisa memintai keterangan keduanya.

Read More

“Belum bisa diperiksa, masih dirawat di rumah sakit,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dikutip dari laman CNNIndonesia.com, Rabu (18/12/2019).

Yusri menegaskan, proses penyidikan akan tetap berjalan sembari menunggu kedua korban pulih.

Menurutnya pemeriksaan terhadap kedua korban akan dilakukan bersama dengan penyidik dari TNI, mengingat kedua korban adalah prajurit TNI aktif.

Dua prajurit TNI yang terluka karena ledakan granat asap itu adalah Sersan Kepala Fajar dan Prajurit Kepala Gunawan.

Luka yang diderita keduanya cukup serius sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono yang meninjau lokasi ledakan tak lama setelah peristiwa terjadi menyatakan ledakan itu disebabkan oleh granat asap.

Pihak Puslabfor saat ini sedang memeriksa serpihan sisa ledakan yang menjadi petunjuk utama untuk mengetahui pemicu ledakan yang melukai dua orang anggota TNI. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts