1,2 Kilogram Shabu Asal Medan Gagal Beredar di Palembang

Tersangka dan barang bukti dihadirkan saat rilis di Mapolda Sumsel, Selasa (2/8).

Palembang, Sumselupdate.com  –Sebanyak 1,2 kilogram narkoba jenis shabu gagal beredar di Kota Palembang setelah lima pelaku berhasil ditangkap petugas dari Jajaran Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumsel.

Pertama sebanyak 700 gram diantaranya dibawa pasangan suami istri asal Medan melalui jalur udara dengan cara diselipkan dalam sepatu yang mereka kenakan.

Bacaan Lainnya

Pasutri tersebut adalah berinisial D (32) dan S (20), warga asal Medan. Keduanya diringkus saat baru saja keluar dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Jumat (29/7) siang.

Begitu digeledah, petugas menemukan 700 gram shabu dalam tujuh paket di dalam sepatu kedua pelaku.

Dengan penangkapan itu dan dikembangkan, keesokan harinya polisi kembali menangkap tiga pengedar shabu di perumahan OPI, Jakabaring, Seberang Ulu I, Palembang, berinisial N, S, dan F, yang semuanya warga Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Dari tangan ketiga pelaku, 500 gram shabu diamankan. Dugaan awal, kelima pelaku masih dalam satu jaringan pengedar shabu yang dipasok dari Medan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Irawan Davidsyah mengungkapkan, penangkapan pasutri asal Medan berdasarkan informasi adanya usaha penyelundupan shabu dari Medan menggunakan Garuda Indonesia.

“Keduanya lolos di bandara di Medan, tiba di Palembang langsung kita tangkap. Modus yang digunakan kedua tersangka terbilang baru. Mereka mengenakan sepatu dengan size lebih besar dari ukuran kaki agar shabu tersebut dapat diselipkan,” kata Irawan, Selasa (2/8).

Sementara tiga pengedar yang ditangkap di Palembang, Irawan mengatakan, masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, jaringan ini masih terkait dengan pelaku pasutri asal Medan.

“Dugaannya masih satu jaringan. Untuk pemasok dan penerima (bandar) sudah kita kantungi,” ungkapnya. (man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.