‎Nur Fadhila Putri Dikenal Rajin dan Mandiri

Minggu, 21 Mei 2017
Jasad Nurfadilah Putri saat disemayamkan di rumah sakit demi kepentingan visum.

Palembang, Sumselupdate.com – Tawa, canda, riang gembira ‎Nur Fadhila Putri (8) sudah tak lagi dapat didengar oleh sang nenek, Sudarti (57). ‎Cucu paling bontot itu telah pergi bertemu sang ilahi usai diduga diperkosa lalu dibunuh oleh ‎Ican (33) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Dengan mata berlinang Sudarti mencoba mengingat memori indah dengan sosok anak yang dikenal dengan pribadi rajin dan mandiri tersebut. Berada jauh dari orangtuanya yang bekerja di Batam, membuat Fadhila menjadi pribadi tangguh dan ulet dalam beragam hal.

Read More

“Kami tidak ada firasat apapun sebelum kepergiannya. Cucu kami anak mandiri, pintar dan penurut, kalau disuruh apa saja sama neneknya langsung dikerjakan tanpa membantah,” jelas Sudarti, dengan wajah yang masih tampak murung saat ditemui di rumahnya, Minggu (21/5/2017).‎

Dalam kesehariannya, gadis kecil itu pun tak pernah melakukan perbutan nakal. Sama seperti anak pada umumnya, hari-hari ia habiskan dengan belajar di sekolah, main bersama rekan sejawat dan pergi mengaji ketika petang tiba.

“Setelah seharian menghilang  keluarga tidak menyangka bahwa cucu kesayangan ‎kami ini harus pergi dengan cara demikian,” papar Sudarti.

Ia menuturkan, pelaku Ican baru saja keluar dari penjara selama tiga hari dan tinggal di rumah Jamilah (50) di Jalan KI Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Warga pun tidak begitu mengenal Ican. Karena sepengetahuan orang kampung, yang bersangkutan hanya menumpang di rumah Jamilah yang merupakan masih keluarga pelaku.‎ Saat pencarian Putri selama menghilang, warga sempat curiga dengan Ican adalah pelakunya.

Namun saat ditanya pelaku berani bersumpah bahwa tidak melihat korban. “Waktu lagi mencari Putri kami curiga kenapa Ican selalu mengikuti. Tapi ketika ditanya dia mengaku bukan pelakunya. Saat jasad Putri ditemukan dia langsung kabur entah ke mana,” beber dia.

Sudarti berharap kepolisian segera mencari pelaku pembunuhan keji‎ itu dan menghukumnya dengan hukuman seberat-beratnya.

Sebelumnya, warga Jalan KI Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu (20/5) sore digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bocah perempuan.

Jasad korban ditemukan di dalam karung di dalam kamar rumah milik Jamilah (50). Mirisnya, korban tewas diduga mengalami kekerasan seksual. Hal tersebut diketahui setelah ditemukan luka robek di alat kelamin dan anus korban.

Bahkan di jasad korban juga ditemukan bercak-bercak sperma yang diduga dilakukan pelakuyang tak lain merupakan tetangganya sendiri. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts