Wisatawan di Sumsel Alami Peningkatan

Palembang, Sumselupdate.com – Wisatawan di Sumatera Selatan sejak Oktober tadi alami peningkatan. Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), meski tempat wisata beroperasi pembatasan dari pemerintah pusat pastinya akan berikan pengaruh.

Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, wisatawan khususnya di Palembang meningkat. Terlihat dari okupansi/ tingkat hunian kamar hotel yang selalu penuh. Namun, pembatasan-pembatasan saat Nataru cukup mengkhawatirkan.

Read More

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan, karena ada aturan dan pembatasan dari pusat, untuk libur Nataru, diprediksi akan terjadi penurunan.

“Tapi berharap industri pariwisata di Sumsel tetap akan tumbuh. Karena itu, kami terus menggelar even-even pariwisata untuk menarik minat wisatawan ke Sumsel,” katanya.

Sejak turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 menjadi level 2, kunjungan wisatawan mengalami peningkatan.

“Tingkat kunjungan sudah membaik dibandingkan sebelumnya. Kalau tidak salah peningkatan ini terjadi mulai Oktober lalu,” katanya.

Hal ini ditunjukkan dari tingginya okupansi hotel yang hampir mencapai 100 persen. Bahkan, ada beberapa hotel yang menolak para tamunya. Ini terlihat, meski di daerah lain gulung tikar karena okupansi hotel anjlok. Tapi, di Palembang justru sebaliknya. Bahkan ada yang baru membangun hotel.

“Jadi kami tidak takut pariwisata terpuruk, justru dengan tumbuhnya hotel artinya banyak kunjungan,” katanya.

Tercatat peningkatan kunjungan wisatawan di Sumsel yaitu mencapai 40 hingga 60 persen untuk wisatawan domestik. Dimana, kunjungan wisatawan domestik ini mencapai 2 ribu wisatawan pada November lalu.

Hanya saja, untuk wisatawan mancanegara masih nihil. Karena, penerbangan langsung ke Palembang masih ditutup.

“Target kita tahun ini mencapai jutaan wisatawan domestik,” katanya.

Peningkatan wisatawan domestik ini dipengaruhi, oleh adanya transportasi seperti jalan tol. Sehingga, dahulunya orang Palembang ke Lampung. Kini, kebalikannya justru orang Lampung banyak ke Palembang. Karena Palembang merupakan surganya belanja, produksi bagus, serta harga terjangkau.

“Saat ini kami juga terus berbenah untuk destinasi wisatanya seperti baba buncit dan lain sebagainya,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.