Baturaja, Sumselupdate.com – Semakin hari objek wisata Alam Goa Putri yang terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kian tak diperhatikan.
Pasalnya objek wisata memiliki legenda Putri Dayang Merindu dan Serunting Sakti (Si Pahit Lidah) ini dinilai minim fasilitas.
Hal ini diakui Koordinator Pengelola Goa Putri, Sarip Doman saat dibincangi wartawan.
Dirinya menjelaskan objek wisata Goa Putri masih perlu membutuhkan sentuhan dan perhatian pemerintah. “Banyak pengunjung bertanya kenapa tidak ada wahana hiburan yang bisa mendukung, fasilitas di gua putri,” ucapnya.
Fasilitas penunjang itu seperti, wahana bermain dan permainan anak, permainan outbound, dan juga shelter diperbanyak. Sehingga objek wisata Gua Putri bisa lebih menarik, dan banyak pengunjung. Jadi pengunjung tidak terpaku hanya masuk ke dalam goa.
Selain itu perlu ada cottage atau tempat menginap yang lebih memadai. Karena pernah ada rombongan yang rencana melaksanakan acara dan menginap, dialihkan ke daerah lain.
Karena tidak ada lokasi menginap yang layak dan menampung lebih banyak pengunjung. “Di sini hanya ada 1, paling bisa menampung 5-6 pengunjung,” ujarnya.
Pasca banjir beberapa waktu lalu yang menyebabkan kerusakan dalam Goa Putri juga belum banyak perbaikan. Penerangan masih mengandalkan lampu biasa, sebab lampu lighting, yang berwarna warni banyak yang tidak menyala atau rusak.
“Bagian pagar besi yang keropos sebagian diganti bambu, dan dibalut dengan paralon. Hal ini dilakukan untuk keselamatan dan keamanan pengunjung,” ceritanya.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten OKU Paisol Ibrahim menjelaskan, pihaknya sinergi dengan Dinas Perkim OKU, ke depan akan melakukan perbaikan infrastruktur atau penataan lingkungan termasuk dengan pagar yang ada di dalam goa putri.
“Dalam tahun ini ada talut akan diperbaiki. Termasuk juga akan melakukan penambahan gazebo atau tempat peristirahatan bagi pengunjung,” katanya. (wid)











