Waspada Bencana Longsor, BBPJN V Siagakan Alat Berat

Jumat, 19 Oktober 2018
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN V) Saiful Anwar  (tengah).

Palembang, sumselupdate.com – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah membuat surat edaran secara luas mengenai pola penanganan menghadapi cuaca ekstrim yang beberapa pekan terakhir terjadi di berbagai daerah di Indonesia termasuk mewaspadai terjadi di wilayah Sumatera Selatan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN V) Saiful Anwar mengatakan terkait kesiapan BPJN mengahadapi cuaca ekstrim yang bisa saja terjadi di beberapa wilayah di Sumsel yang dianggap rawan longsor dan banjir, pihaknya telah berkoordinasi kepada setiap wilayah untuk waspada.

Read More

Menurutnya beberapa alat juga telah disiapkan untuk berjaga-jaga kalau kemungkinan suatu saat terjadi longsor atau banjir, sebagai upaya perbaikan secara cepat di titik lokasi kejadian.

“Kita persiapkan untuk siagakan peralatan berat yang suatu waktu dapat difungsikan secara cepat di titik lokasi, para operator yang kebetulan sedang bekerja di lokasi masing-masing,” ungkap Saiful saat dikonfirmasi, Jumat (19/10/2018).

Ditegaskannya, dengan berkoordinasi, baik kepada semua pihak terkait seperti kepada pihak Kepala Reservasi dan Peralatan dan ditunjang pula oleh Kasatker PJN I dan PJN II terkait koordinasi wilayah yang rentan terjadi bencana seperti longsor, diharapkan mampu mempercepat tindakan apabila terjadi bencana.

“Insya allah kami akan berusaha secepatnya untuk melakukan tindakan apabila terjadi bencana, baik itu longsor maupun banjir yang menyebabkan tergerusnya infrastruktur di pinggiran sungai,” tegasnya.

Ditambahkannya untuk melakukan pemeliharaan, pihak BPJN V juga bekerjasama terintegrasi dengan pihak Balai Sungai Sumber Daya Air dari Dinas Provinsi, Kabupaten serta kota yang ada di Sumsel.

Sebagai catatan, daerah yang rawan dan berpotensi banjir serta longsor di Sumatera Selatan bila curah hujan ekstrem adalah wilayah yang dimulai dari hulu sungai, sepanjang aliran sungai, dataran rendah dan daerah tebing perbukitan seperti di Lahat, Muara Enim, Baturaja, Muara Dua, Pagaralam, Tebing Tinggi, Lubuklinggau dan Empat Lawang.

“Nah di sejumlah titik tersebutlah, yang akan kami antisipasikan dengan mepersiapkan sejumah alat berat, yang prinsifnya mampu lebaih cepat dilakkan penindakan jika ada bencana,” pungkasnya. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts