Warga yang Terlanjur Mudik Belum Tentu Bisa Kembali Lagi ke DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Jakarta, Sumselupdate.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang menyusun regulasi yang akan membatasi pergerakan penduduk dari luar Jakarta menuju ibukota seusai lebaran.

“Kita sedang menyusun regulasi untuk membatasi pergerakan orang masuk Jakarta sesudah musim lebaran,” ujar Anies dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta seperti dilansir dari laman Antara, Jumat (1/5/2020).

Bacaan Lainnya

Karena itu bagi warga Jakarta seperti juga arahan dari Presiden Jokowi untuk tidak meninggalkan tempat saat kembali ke kampung halaman, tidak mudik dan tidak pulang kampung.

“Maka saya sampaikan kepada semua pihak untuk mentaati anjuran itu. Karena bila anda pulang belum tentu bisa kembali ke Jakarta dengan cepat,” katanya.

Anies menyebutkan penyusunan regulasi itu berkaitan juga dengan larangan pemerintah
pusat yang melarang masyarakat untuk pulang kampung di tengah pandemi Covid-19.

Nanti kalau regulasinya sudah selesai akan dikeluarkan dan akan ada pembatasan amat ketat untuk masuk ke Jakarta.

“Jadi saya ingin semua menyadari pentingnya berada di tempat kita sekarang, dan tidak meninggalkan kota Jakarta. Ini saya rasa termasuk Jabodetabek juga,” ujar Anies menegaskan alasan disusunnya regulasi pembatasan pergerakan penduduk dari luar daerah Jakarta itu.

Anies mengatakan pembatasan pergerakan dari luar Jakarta itu nantinya lebih ketat dari aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini sedang dijalani.

“Mekanisme lain tapi nanti diumumkan setelah regulasinya selesai. Tapi ada mekanisme lain, bukan seperti biasanya. Biasanya kan kita lakukan operasi justisia di sini, tidak ada lagi operasi justisia,” kata Anies.

Data dalam laman corona.jakarta.go.id menunjukan dalam tiga hari terakhir mulai dari Rabu (29/4) hingga Jumat (5/1) terjadi penurunan mobilitas di Ibukota Jakarta.

Secara berangsur-angsur pada Rabu tercatat sebanyak 178.629 kendaraan beroperasi di jalanan ibu kota. Namun pada Jumat ini tercatat hanya sebanyak 66.881 kendaraan yang melintasi jalan-jalan di Jakarta. (ant/hyd)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.