Laporan : Marwan Ashari
Muarabeliti, Sumselupdate.com – Warga Dusun 8 Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan karyawan PT Bina Sain Cemerlang dihebohkan dengan penemuan mayat yang diketahui bernama Wiyono (65) warga Kamp PT Bina Sains Cemerlang Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Mura.
Korban ditemukan dalam posisi mengapung di pinggir Sungai Pinang Dusun 8 Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan, 200 meter dari gorong-gorong jembatan bersama dengan sepeda motor, Senin (24/1/2022) sekitar pukul 09.30 WIB.
Jenazah korban ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian. Keluarga korban menolak dilakukan visum et revertum.
Diduga korban meninggal akibat tenggelam dibawa arus air.
Menurut keterangan istri korban, Sri Sukatmi, suaminya (Alm Wiyono ) berangkat untuk bekerja memanen di kebun PT Bina Sains, Sabtu (22/1/2022) sekitar 07.30 WIB menggunakan sepeda motor. Namun hingga sore menjelang, suaminya belum juga pulang dan tidak ada kabar, sehingga dia berinisiatif untuk menghubungi korban via hp namun tidak aktif.
Selanjutnya hal ini disampaikan korban kepada ketua RT dan kerabat sehingga dilakukan pencarian. Namun tidak menemui hasil. Kemudian Senin (24/1/2022) sekitar pukul 09.30 WIB Sri Sukatmi mendapat kabar bahwa suaminya dan sepeda motor ditemukan di pinggir sungai pinang Dusun 8 Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan dalam kondisi telah meninggal dunia mengapung di pinggir sungai.
Selanjutnya Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan untuk di lakukan pemeriksaan medis luar dan dimandikan kemudian akan di kebumikan oleh pihak keluarga di Desa Sido Rahayu Kecamatan Plakat tinggi Kabupaten Muba.
Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui humas menjelaskan dari pemeriksaan luar oleh Petugas Puskesmas Muara Lakitan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan penyebab meninggal korban diakibatkan tenggelam di sungai.
Pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas atas musibah yang dialami oleh korban dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Wiyono.
Saat ini jenazah telah dibawa oleh keluarga menggunakan ambulan Puskesmas Muara Lakitan ke Desa Sido Rahayu Kecamatan Plakat tinggi Kabupaten Muba untuk dikebumikan.
Dijelaskannya, Jumat malam hingga Sabtu pagi (22/1/ 2022), hujan deras terjadi di wilayah Kecamatan Muara Lakitan, yang mengakibatkan luapan anak sungai Musi khususnya sungai Pinang, akibat luapan sungai diperkirakan korban terseret arus banjir pada saat akan menyebrangi sungai tersebut untuk bekerja. (**)











