Warga Saling Klaim Lahan Cetak Sawah

Rabu, 21 September 2016
Lahan cetak sawah di Desa Pengabuan

PALI, Sumselupdate.com – Dalam cetak sawah di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tidak hanya terkendala dalam cuaca, tapi juga masalah tanah.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Desa Pengabuan Anto Amri. Diakuinya bahwa saat ini masyarakat ada yang berebut menghakkan tanah atau lahan cetak sawah yang sudah di Land Clearing (LC).

Read More

“Saat ini lahan cetak sawah sudah hampir selesai. Tinggal finishing-nya saja. Namun sekarang, terkendala pada pembagian lahan yang salah mengaku,” terang Anto.

“Seperti ada sebagian warga desa yang mengaku memiliki hak atas tanah. Kalau katanya, itu tanah merupakan tanah puyang atau kakeknya. Jadi mereka langsung mengklaim tanah tersebut milik mereka, meski tidak bisa membuktikan surat-suratnya,” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Camat, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (Distanakan), Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Kejaksaan.

“Kalau mereka bisa membuktikan surat-surat kepemilikan tanah tersebut, kita tidak akan menghambatnya. Melalui saksi dan surat yang sah. Namun, bagi yang tidak bisa, maka kami akan berkonsultasi dengan pihak terkait agar tidak menjadi sengketa di kemudian hari,” tegasnya.

Anto berharap warga desa sekitar bersabar dan tidak gegabah dalam mengolah lahan tersebut. “Memang ada juga sebagian warga yang memiliki surat menyurat lengkap. Tapi tetap menunggu LC dari pihak TNI selesai terlebih dahulu,” tutupnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts