Warga OKI Boleh Shalat Ied di Masjid dan Lapangan, Namun Dilarang Takbir Keliling dan Open House

Bupati OKI H Iskandar.

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Level penularan Covid-19 di Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan dalam status terkendali atau rendah.

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, pada pelaksanaan shalat Ied 1442 Hijriah mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir mengizinkan warganya melaksanaan shalat Ied baik di masjid maupun lapangan.

“Boleh melaksanakan shalat Ied asal patuhi protokol kesehatan,” ucap Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah (Sekda), H Husin, SPd, MM, MPd usai gelaran apel Ketupat Musi di Pemkab OKI, Rabu, (5/5/2021).

Husin mengingatkan untuk menerapkan protokol Kesehatan ketat. Jemaah yang datang diminta untuk membawa sajadah sendiri dari rumah, memakai masker, dan saf antar jamaah diberi jarak.

“Protokol kesehatan harus benar-benar ditegakkan,” pesannya.

Husin berharap warga melaksanakan salat Ied di lingkungan masing-masing.

“Kalau bisa dipusatkan di RT masing-masing ya, jadi hanya kelompok masyarakat itu saja yang melaksanakan salat dan tidak melibatkan orang luar terlalu banyak berbaur dengan warga lainnya,” kata dia.

Di sisi lain, Pemkab OKI meniadakan perayaan takbir keliling dan open house melalui surat edaran nomor 466/II/2021.

Bupati OKI mengimbau agar masyarakat OKI tidak lengah dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga di rumah.

“Untuk perayaan takbir keliling atau open house apalagi dengan berkerumun itu dilarang,” tandas Husin.

Status level penularan Covid-19 di 18 kecamatan se-Kabupaten OKI saat ini berada pada level terkendali atau rendah, yakni 5 Kecamatan berada pada Zona Kuning atau penularan rendah dan 13 kecamatan lainnya pada zona hijau atau tanpa kasus penularan Covid-19.

Untuk menjaga kondisi ini pada operasi ketupat Musi 2021, pintu keluar masuk OKI kini diawasi secara ketat oleh petugas

“Operasi ketupat musi 2021 ini memiliki target menekan bahkan memutus laju penyebaran COVID-19 di Kab. OKI. Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk menggunakan waktu berkualitas berkumpul bersama keluarga inti di rumah saja”, jelas Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, SH, SIK, MSi yang memimpin apel siaga Ketupat Musi.

Pada operasi bersama ini, sebanyak 299 personel gabungan disiagakan pada lima5 pos penyekatan pintu keluar masuk OKI, yaitu di Kecamatan Tanjung lubuk; Pematang Panggang; Kecamatan Jejawi; Pintu Masuk Tol Kayuagung-Palembang dan Celikah serta rest area tol Pematang Panggang-Kayuagung. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.